Surabaya (beritajatim.com) – Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan merekrut Jamie Vardy sebagai opsi darurat untuk lini depan mereka pada bursa transfer musim panas ini. Laporan dari Fichajes menyebut mantan striker Leicester City itu menjadi alternatif jika Setan Merah gagal mendatangkan target utama seperti Benjamin Sesko dan Ollie Watkins.
Situasi ini mencuat setelah kemenangan 2-1 atas West Ham United, di mana dua gol Bruno Fernandes mengamankan tiga poin untuk tim asuhan Ruben Amorim. Meski Fernandes tampil gemilang, kekhawatiran muncul terkait ketergantungan berlebih pada sang kapten dalam urusan mencetak gol.
Manchester United sebenarnya telah mendatangkan Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha untuk menambah daya dobrak, namun performa Rasmus Hojlund yang hanya mencetak empat gol liga musim lalu menjadi sorotan. Amorim pun disebut masih memburu penyerang baru untuk memperkuat lini depan.
Jamie Vardy, yang kini berusia 38 tahun, telah meninggalkan Leicester City setelah kontraknya berakhir musim panas ini. Meski begitu, ia menegaskan belum berniat pensiun. Dengan 145 gol di Premier League, Vardy tercatat lebih tajam dari Robin van Persie yang mencetak 144 gol sepanjang kariernya di Inggris.
Namun, performa Vardy musim lalu cukup menurun dengan hanya sembilan gol di liga. “Sulit membenarkan kedatangan Vardy ke Old Trafford di usia 38 tahun,” tulis laporan tersebut. Dibandingkan dengan Hojlund yang masih berusia 22 tahun dan memiliki kecepatan, daya jelajah Vardy dinilai telah menurun secara signifikan.
Manchester United sebelumnya gagal merekrut Liam Delap yang bergabung dengan Chelsea serta Viktor Gyokeres yang lebih memilih Arsenal. Pilihan kini mengerucut pada Benjamin Sesko dari RB Leipzig dan Ollie Watkins dari Aston Villa.
Sayangnya, Newcastle United dilaporkan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Sesko. Sementara Watkins, meskipun berpengalaman di Premier League, sulit didapat karena Villa kemungkinan besar tak ingin melepas asetnya ke rival langsung dalam perebutan zona Eropa.
Dengan situasi tersebut, Vardy muncul sebagai solusi jangka pendek meski berisiko. Amorim tampaknya harus memilih antara merekrut striker veteran atau mempertaruhkan musim dengan skuat yang ada saat ini. [ian]






