Surabaya (beritajatim.com) – SMA Khadijah Surabaya kembali mengadakan MTC (Mosleem Teenagers Competition) se Jawa Timur.
Kali ini MTC Khadijah Surabaya diadakan secara daring untuk proses penyisihan hingga semi final, sedangkan proses final dilaksanakan secara luring. Abdullah Sani, Ketua 1 Yayasan Khadijah mengatakan bahwa MTC kali ini mengajarkan para siswa untuk saling sinergis dan kolaboratif dalam mengadakan kegiatan secara online.
“Meski dilakukan secara online, MTC kali ini tidak kalah esensial dengan offline. Lebih lagi anak anak yang jadi penyelenggara jadi memiliki pengalaman lebih dalam mengadakan kegiatan skala luas,” ungkapnya, Sabtu (26/2/2022).
Dengan demikian, Abdullah mengatakan bahwa kegiatan MTC daring ini menumbuhkan kader-kader pemimpin masa depan yang adaptif dengan perubahan zaman.
Nabila, selaku Ketua Pelaksana MTC mengatakan bahwa dipilihnya MTC daring tidak hanya dikarenakan menerapkan prokes Covid-19, tetapi juga memberikan momen efektif kepada para peserta. “Jadi peserta yang dari luar kota itu tidak perlu bolak balik Surabaya, hanya yang lolos ke final yang datang kesini,” terang Nabila.
MTC kali ini terdiri dari 7 cabang lomba, yakni Islamic Story Telling, Tahfid, Olimpiade Matematika dan PAI, Film Pendek, Cipta Cerpen dan Bintang MTC. [kun]






