Surabaya (beritajatim.com) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Islam Terpadu At-Taqwa Surabaya tahun ini hadir dengan nuansa berbeda. Mengusung tema “MPLS yang Menarik, Enerjik, dan Berjiwa Muda,” sekolah ini mengajak siswa OSIS terlibat aktif merancang seluruh rangkaian kegiatan demi menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa baru.
“Hadirnya kreativitas dari anak muda (OSIS) diharapkan bisa menemukan formula yang lebih kreatif dan membuat siswa baru lebih bersemangat, apalagi mereka berada di lingkungan yang benar-benar baru,” jelas Kepala Sekolah SMP IT At-Taqwa, Ustazah Djamilah, M.Pd.

Kegiatan pembukaan MPLS yang digelar Senin, 14 Juli 2025, diwarnai kehadiran orang tua siswa, sebuah tradisi yang terus dijaga sekolah. “Kehadiran orang tua menjadi mood booster bagi siswa baru, terutama kelas 7 yang mulai menapaki jenjang pendidikan baru,” tambahnya.
Momen paling syahdu terjadi saat seremoni penitipan simbolis dari orang tua ke pihak sekolah. Bapak Nizar Almaskati, S.Ag., mewakili wali murid menyerahkan siswa kepada sekolah yang diterima langsung oleh Ustazah Djamilah.

“Momen ini tak sekadar simbolik, melainkan penanaman etika seperti yang sering dilakukan orang tua saat anak memasuki lingkungan baru,” ujar Waka Kesiswaan, Ustazah Menik Misiatun, S.Pd.
Simbol resmi dimulainya MPLS ditandai dengan penyematan ID Card kepada dua siswa secara simbolis oleh Kepala Sekolah, disertai pemakaian ID Card serentak oleh seluruh siswa baru.
“Penyematan ini menandai perubahan status: dari siswa SD kini resmi menjadi siswa SMP,” jelas Ustazah Menik.

Tak hanya formalitas, suasana juga dibuat cair dengan sambutan berupa gerak dan lagu dari para kakak OSIS. Hari-hari berikutnya diisi kegiatan seperti school tour yang dikemas dalam permainan lintas pos, mengenalkan lingkungan sekolah sambil membangun interaksi antara siswa baru dan kakak kelas.
Kegiatan bertema hidup sehat juga menjadi sorotan. Siswa mengikuti senam bersama, jalan sehat, dan sarapan sehat. “InsyaAllah kegiatan ini akan jadi rutinitas mingguan,” ujar Ustazah Menik.
Sebagai penutup, siswa menyatakan komitmennya sebagai pelajar cerdas, sehat, dan kreatif lewat kegiatan handstamp. Telapak tangan siswa dicelupkan dalam cat akrilik dan ditempelkan ke media vinyl besar di tembok sekolah.
“Media ini jadi tonggak pengingat agar siswa terus berkomitmen selama masa belajarnya di SMP At-Taqwa,” pungkas Ustazah Menik. [but]






