Gresik (beritajatim.com) – Pasangan suami istri (Pasutri) M.Ali dan istrinya Asiah warga Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, nyaris disambar kerata Api (KA) cepat Jayabaya.
Beruntung dalam kejadian tersebut, pasutri tersebut melompat saat motor yang dikendarainya akan disambar kereta api. Namun, motor kesayangannya Honda Supra X W 6289 ME mengalami hancur karena terseret kereta api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula M.Ali yang berprofesi sebagai guru ngaji berboncengan dengan istrinya Asiah mengendarai motor.
Saat melintas di jalur kerata api yang tidak ditunggui petugas tiba-tiba dari arah utara ke selatan muncul kereta api Jayabaya jurusan Surabaya Pasar Turi-Jakarta Pasar Senen. M.Ali berusaha tetap melintas. Namun, jarak yang semakin dekat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-gresik”]
Pasutri tersebut spontan melompat. Tapi, motornya tetap terseret beberapa meter hingga mengalami rusak berat.
“Saya dan istri langsung melompat karena jarak kereta api sama motor yang kami kendarai sudah dekat,” ujar M.Ali, Jumat (17/12/2021).
Sementara, Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan pengendara dengan kereta api.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, motor milik korban rusak berat karena terseret cukup jauh,” pungkasnya. [dny/but]






