Pamekasan (beritajatim.com) – Kapten Madura United FC, Lulinha meminta rekan setimnya untuk memanfaatkan hasil minor di beberapa laga sebelumnya sebagai motivasi untuk merealisasikan target memenangi laga
Hal tersebut disampaikan menjelang laga berat melawan PSIS Semarang, pada laga pekan ke-9 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Rabu (23/10/2024) besok. Terlebih pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab akan bermain di kandang sendiri.
Terlebih saat ini, mereka menempati posisi dasar klasemen dengan torehan hanya 3 poin dari 8 laga yang dijalani. Ironisnya mereka hanya menjalani laga tanpa sekalipun merasakan kemenangan.
“Situasi ini tidak boleh berlarut-larut, sekalipun bagi kami ini sulit karena posisi Madura United tidak bagus. Kami harus bekerja lebih keras untuk keluar dari posisi (dasar klasemen) ini,” kata Lulinha, Selasa (22/10/2024).
Tidak hanya itu, pemain asal Brasil, juga mengingatkan rekan setimnya akan kebesaran tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. “Tim dengan sejarah besar tidak pantas berada di zona merah,” ungkapnya.
“Madura United adalah tim besar, musim lalu kami bermain di final Championship Series 2023, sekalipun saat itu kami tidak berada di tim. Terlebih musim ini kita akan bermain pada ajang AFC Challenge League,” sambung Lulinha.
Kondisi tersebut mengharuskan timnya untuk tampil maksimal dan memberikan kemampuan terbaik pada laga besok. “Saat ini kami kapten tim, kami bisa bicara kepada mereka. Semua pemain harus kami ingatkan dan mereka harus memahami itu,” pungkasnya. [pin/ian]






