Solo (beritajatim.com) – Lebaran tahun ini menjadi momen penuh makna bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Solo. Di balik tembok sentra, mereka merasakan kebahagiaan bersama keluarga dan mengikuti Sholat Ied dengan penuh khusyuk.
Momen Lebaran Penuh Makna
Meskipun tergolong sebagai kelompok rentan, ODGJ di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta tetap dapat merasakan keceriaan Lebaran. Mereka mengikuti Sholat Ied bersama dengan jemaah lainnya di halaman sentra, mengenakan sarung dan pakaian terbaik. Momen khusyuk terpancar saat mereka mendengarkan khutbah dan memanjatkan doa.
Pertemuan Bahagia dengan Keluarga
Lebaran menjadi momen spesial bagi ODGJ karena mereka dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga. Kebahagiaan terpancar di wajah ODGJ saat mereka berkumpul bersama orang-orang tercinta. Petugas sentra, seperti Indra Trisnowijayanto, Handri Saputro, dan Handi Akbar, turut merasakan kebahagiaan tersebut.
Upaya dan Pengabdian Petugas Sentra
Di balik momen bahagia Lebaran, terdapat dedikasi dan pengabdian para petugas sentra yang tak kenal lelah. Indra, Handri, dan Handi, yang telah bekerja sejak November 2022, selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi ODGJ. Mereka bergiliran mendampingi ODGJ dan juga melayani 30 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sentra.
Rasa Syukur dan Harapan untuk Masa Depan
Bagi Indra, bekerja di sentra memberinya pelajaran berharga tentang arti kesehatan dan rasa syukur. Ia bersyukur atas kesehatan yang prima dan kesempatan untuk melayani ODGJ. Kebahagiaan terbesarnya adalah ketika ODGJ dinyatakan sembuh dan dapat kembali ke keluarga. Sejak bertugas, Indra telah melihat enam ODGJ yang sembuh dan kembali ke keluarganya.
Meskipun masih ada kesedihan saat menghadapi ODGJ yang sakit, Indra dan para petugas selalu berusaha memberikan yang terbaik. Mereka berharap ODGJ dapat segera sembuh dan kembali berkumpul dengan keluarga. Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin.
Sekedar informasi, Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta menampung 42 ODGJ laki-laki dengan usia antara 20 hingga 70 tahun. Sebanyak 9 ODGJ menunjukkan respon baik dan dapat diajak beraktivitas. 30 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) juga tinggal di sentra. Petugas sentra bekerja dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan pengabdian.
Sejak November 2022, 6 ODGJ telah sembuh dan kembali ke keluarga. [aje]






