Tuban (beritajatim.com) – Momen saat Haul Sunan Bonang, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky terlihat akrab bersama mantan Bupati Tuban Fathul Huda periode 2011-2016. Kamis (10/07/2025).
Suasana ini terlihat sangat jarang sekali, mengingat keduanya berbeda bendera partai dan dukungan. Meski begitu, keduanya nampak asyik ngobrol di tengah Tahlil Akbar dalam rangka Haul ke-516 Syeikh Maulana Makhdum Ibrahim atau Sunan Bonang, 1447 H/2025 M.
Selain itu, hadir pula para ulama, habaib, tokoh agama, Kapolres Tuban, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban serta Plt. Kabag Tapem dan Kesra.
Mas Lindra sapaan akrab Bupati Tuban, menyampaikan bahwa Sunan Bonang merupakan sosok ulama besar yang patut dijadikan teladan, Dakwah yang disampaikannya menyentuh hati masyarakat dan terbukti bertahan sampai lintas zaman.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa beliau mampu menyampaikan ajaran Islam melalui pendekatan budaya, sehingga diterima luas oleh masyarakat,” ungkap Mas Lindra.
Oleh karena itu, pelaksanaan Haul Sunan Bonang ini terus dinanti oleh masyarakat, baik dari Kabupaten Tuban maupun luar daerah Tuban. “Terlihat antusiasme masyarakat yang hadir hingga ribuan peziarah dari berbagai kota dan sampai hari ini, makam beliau tak pernah sepi,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh alim ulama serta mantan Bupati Tuban tak lain untuk berziarah bersama dan mengajak masyarakat untuk meneladani ajaran Sunan Bonang dalam kehidupan sehari-hari, terutama nilai toleransi dan penghargaan terhadap budaya lokal.
“Jangan terjebak dalam perselisihan yang tidak bermanfaat. Bijaklah menggunakan media sosial, karena bisa menjadi sarana penyebaran fitnah dan hoaks,” tegas dia.
Mas Lindra juga mengimbau agar berhati-hati saat berziarah maupun mengikuti serangkaian puncak Haul Sunan Bonang Tuban. “Tetap waspada barang bawaan apapun selalu diamankan dan semoga semangat ini terus dijaga hingga seluruh rangkaian haul selesai,” pungkasnya. [ayu/aje]






