Turin (beritajatim.com) – Juventus memang hanya sanggup bermain imbang 4-4 dengan Borussia Dortmund Rabu dini hari (17/9/2025). Tetapi, matchday pembuka fase liga Liga Champions itu justru sangat emosional bagi Juventini.
Itu merujuk kepada gol kedua Juve yang dicetak Kenan Yildiz. Gol di menit ke-63 itu sangat cantik. Sepakan Yildiz dari sisi kanan luar kotak penalti BVB melengkung indah menembus mulus gawang Gregor Kobel.
Ternyata, momen ajaib itu adalah duplikasi tiga dekade silam. Kala itu, Alessandro Del Piero menciptakan gol serupa dari posisi yang juga mirip.
Lawan yang dihadapi juga BVB. Gol King Alex–julukan Del Piero–juga merupakan gol kedua Juve di laga itu. Bedanya, kala itu laga dimainkan di Westfalenstadion dan Juve menang 3-1 pada 14 September 1995. Sedangkan untuk laga Rabu dini hari Juve yang bertindak sebagai tuan rumah di Allianz Stadium.
Uniknya, Del Piero hadir sebagai pandit di Sky Sport Italia. Selepas laga, Yildiz diwawancarai dan sempat berbincang dengan Del Piero terkait gaya gol yang selama ini dilabeli ‘Alla Del Piero’ itu.
“Ku rasa golnya (Del Piero, Red) sedikit lebih baik,” ujar Yildiz ketika cuplikan golnya dan Del Piero dimainkan dimainkan bersamaan. “Gol itu spontanitas dengan insting bersamaan ketika aku melihat ada celah kosong (di pojok kiri atas gawang BVB, Red). Aku gembira bisa mencetak gol indah sekaligus membantu tim,” lanjut Yildiz.
Del Piero juga menjelaskan tentang teknik gol indahnya itu. Menurut dia, gol tersebut bukan sekadar berasal dari sepakan yang melengkung. Melainkan juga perubahan arah bola.
“Kiper mustahil akan mengantisipasinya. Sebab, bola menukik cukup tajam bersamaan dengan melengkung dari kanan ke kiri,” papar Del Piero.
Bisa dibilang, kini Yildiz sah disebut reinkarnasi Del Piero. Melengkapi momen musim lalu ketika dia dipercaya mengenakan nomor 10 yang identik dengan mantan kapten Juve itu. (dio)






