Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto menegaskan empat hal yang dapat menjadi modal penting dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2022 di Pamekasan, berlangsung aman, lancar dan kondusif.
Keempat hal tersebut meliputi aspek profesionalisme, integritas, serta kosistensi dan kewaspadaan yang tinggi selama pelaksanaan. Sehingga dibutuhkan kerjasama antar semua pihak dalam mensukseskan pesta demokrasi tingkat desa yang akan digelar serentak pada 23 April 2022.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto dalam giat Simulasi Pengamanan Pilkades Serentak dengan sandi Operasi Mantap Praja Ronggosukowati 2022, di Gedung Bhayangkara, Kompleks Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Kamis (21/4/2022).
“Dari semua pihak yang hadir, kita harapkan bisa saling bekerjasama dan memberikan masukan terkait pengamanan pilkades serentak. Karena Polri dalam pengamanan pilkades ini tidak bisa berjalan sendiri, sehingga dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak demi mewujudkan pilkades yang aman dan kondusif,” kata AKBP Rogib Triyanto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”Pilkades-Pamekasan”]
Melalui kolaborasi ektra antar TNI-Polri, pemerintah maupun pihak terkait lainnya, diharapkan dapat bahu membahu mensukseskan ajang pesta demokrasi tingkat desa yang sudah menghitung hari. “Dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini, dibutuhkan profesionalisme, integritas, serta kosistensi dan kewaspadaan yang tinggi,” tegasnya.
“Sehingga dengan seperti itu, nantinya pelaksanaan pilkades serentak ini dapat dilaksanakan dengan baik. Tentunya dengan harapan berjalan lancar, aman dan kondusif seperti yang kita harapkan bersama,” sambung pimpinan yang akrab disapa Pak Rogib.
Sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan Rapat Koordinasi lintas sektor, sekaligus simulasi pengamanan Pilkades Serentak 2022, guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat alias kamtibmas, khususnya selama pelaksanaan pilkades serentak berlangsung.
Sementara simulasi pengamanan dengan peraga Tachtical Wall Game atau TWG, dilakukan sebagai strategi untuk mematangkan rencana sekaligus menguji rencana pengamanan pilkades serentak di Pamekasan. Apalagi saat ini digelar di 13 kecamatan berbeda. [pin/kun]






