Ringkasan Berita:
- Mobil pikap terjun ke sungai di Desa Jenggrik, Ngawi, Jumat siang, menewaskan tiga pekerja tebu akibat benturan keras.
- Kecelakaan terjadi saat kendaraan dikemudikan Rosmadi menghindari bus di jalan menikung, menabrak pagar jembatan, dan masuk sungai.
- Korban dilarikan ke RS At Tin Husada Ngawi, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Sebuah mobil pikap terjun ke sungai sedalam lebih dari tiga meter setelah menabrak pagar jembatan.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit At Tin Husada Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis. Ketiga korban diketahui merupakan pekerja di perkebunan tebu milik warga Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.
Mereka yakni Rosmadi (43), warga Desa Bangunrejo Lor, Imam Syukur (43), warga Desa Banjarbanggi, serta Nuryanto (43), warga Desa Karanggeneng, Kecamatan Pitu.
Korban rata-rata mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan dada akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil pikap yang dikemudikan Rosmadi melaju dari arah Kedunggalar menuju Desa Bangunrejo Lor usai menagih uang di Desa Gemarang.
Saat melintas di jalan menikung, kendaraan diduga mendadak banting setir ke kiri untuk menghindari bus dari arah berlawanan yang tengah mendahului kendaraan lain.
Akibatnya, mobil menabrak pagar jembatan sebelum akhirnya terjun ke sungai. Pemilik kendaraan, Tardi, mengatakan para korban saat itu sedang menjalankan tugas menagih uang sebelum mendapat kabar kecelakaan.
“Awalnya saya suruh menagih uang, kemudian dapat kabar mobil mengalami kecelakaan. Katanya menghindari bus di tikungan hingga masuk sungai. Penumpangnya tiga orang,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Agus Harianto, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan.
“Mobil melaju dari arah timur kemudian oleng ke kiri, menabrak jembatan dan terjun ke sungai. Tiga korban mengalami luka-luka, sedangkan penyebab kecelakaan masih dalam pendalaman,” katanya.
Petugas kepolisian berencana mengevakuasi bangkai kendaraan menggunakan truk derek. Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. [fiq/suf]






