Lumajang (beritajatim.com) – Insiden kecelakaan tunggal terjadi di kawasan jalur Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Sebuah mobil pikap jenis Suzuki Carry dengan Nopol S 8481 JE terjun bebas ke jurang sedalam 25 meter di lokasi kejadian.
Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu mengatakan, kecelakaan tunggal ini terjadi pada, Senin (3/11/2025) malam.
Dalam peristiwa ini pengemudi pikap bernama Bahrul Ulum (38), warga Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, berhasil selamat dari maut setelah terjatuh ke jurang.
Meski begitu, korban mengalami patah kaki sebelah kiri sehingga harus mendapat perawatan medis di Puskesmas Candipuro.
Menurut Dendy, kecelakaan bermula saat kendaraan korban sedang melaju dari arah Malang menuju Lumajang.
Nahas, saat melintasi kawasan jalur Piket Nol yang menurun dan licin akibat hujan kendaraan korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya oleng ke kanan lalu masuk ke jurang.
“Jadi, berdasarkan keterangan di lokasi, kendaraan melaju dari arah Malang menuju Lumajang. Saat di tikungan yang kondisi jalan licin kendaraan oleng ke kanan dan masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 sampai 25 meter,” terang Dendy, Selasa (4/11/2025).
Saat ini kendaraan pikap milik korban diketahui masih terjebak di bawah jurang untuk selanjutnya dilakukan proses evakuasi.
Proses evakuasi kendaraan diakui cukup terhambat saat malam hari setelah kejadian karena kondisi medan cukup curam dan gelap.
“Saat ini mobil pikapnya masih berada di dasar jurang. Rencananya ini akan dievakuasi pagi ini menggunakan bantuan alat berat,” tambah Dendy.
Atas peristiwa ini, pengendara yang melintasi kawasan jalur Piket Nol diimbau untuk lebih waspada.
Terlebih jalur penghubung Lumajang-Malang ini memang dikenal memiliki tikungan tajam dengan potensi bencana seperti tanah longsor.
“Untuk itu kami mengingatkan kepada para pengemudi agar selalu waspada dan menjaga kecepatan, apalagi di jalur Piket Nol yang merupakan daerah rawan kecelakaan,” ungkap Dendy. [has/aje]






