Surabaya (beritajatim.com) – Puser pada bayi yang baru lahir membutuhkan perawatan khusus karena tali pusar belum terlepas sepenuhnya. Selain info mengenai perawatan yang khusus pada pusar bayi yang baru lahir banyak juga kisah dan mitos mengenai tali pusar tersebut yang beredar di masyarakat.
Seperti salah satunya info mengenai jika menaruh koin pada pusar bayi yang baru lahir katanya bisa menghindarkan pusar dari bentuk yang bodong.
Akan tetapi faktanya pusar yang bodong disebabkan karena usus, lemak atau cairan pada tubuh yang terdorong melalui lubang bagian otot perut bayi. User yang bodong pada istilah medis dinamakan hernia umbilikalis.
Akan tetapi bagi sebagian orang tua memilih untuk membawanya ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dimana dokter akan menyarankan operasi jika puser pada buah hati anda memiliki kondisi serius, jadi anda tidak perlu khawatir apalahi memasukkan koin ke dalam pusar.
Banyak sekali mitos mengenai tali pusar pada bayi yang baru lahir seperti tali pusar dikubur, karena dianggap sebagai kembaran, capung diitaruh di pusar agar tidak mengompol, dan jika anda mabuk tempelkan koyo pada pusar.
Namun faktanya tali pusar juga memiliki manfaat yang berguna untuk melindungi ibu dari tujuh penyakit komplikasi saat kehamilan dan 16 penyakit bawaan saat melahirkan salah satunya adalah leukemia, dan tali pusar juga dapat membantu pengobatan saudara kandung bayi.
Dan fakta lainnya adalah jika anak anda sering ngompol mungkin ada alternatif yang bisa anda lakukan seperti membiasakan anak agar buang air kecil sebelum tidur dan menerapkan beberapa terapi serta pujian jika anak berhasil berhenti mengompol.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pengetahuan-populer”]
Jika anda mengalami mual dan menaruh koyo pada pusar juga sangatlah keliru karena tidak ada hubungannya sama sekali. Mabuk perjalanan disebabkan karena kondisi mata dan telinga yang tidak seimbang, solusinya adalah cukup mengajaknya untuk mengobrol.
Nah itu dia mitos dan fakta mengenai puser yang beredar di masyarakat, walaupun anda mempercayainya alangkah lebih baik jangan lupa mengecek kebenarannya. Takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau keteledoran seseorang, jika mengalami kondisi tersebut alangkah baiknya berkonsultasi langsung dengan dokter. [ptr/bjo]






