Mojokerto (beritajatim.com) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Prasarana Perhubungan (P3), Lalu-lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Mojokerto, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menjaring tiga bus tak layak operasi. Tiga bus tersebut terjaring saat petugas mengecek tingkat keselamatan (ramp check) armada bus di wisata religi Komplek Makam Troloyo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu-lintas di tengah tingginya volume kendaraan selama libur panjang. Petugas memeriksa bus dan minibus secara random (acak) di tempat parkir wisata reliji Komplek Makam Troloyo. Dari tujuh angkutan penumpang yang disasar, tiga diantaranya ditemukan tak laik beroperasi.
Tiga bus tak layak operasi tersebut terdiri dari dua armada tidak lolos uji KIR, dan satu bus tidak mengantongi izin trayek. Mereka berasal dari kawasan Nganjuk dan Ngawi yang tengah mengantar peziarah ke beberapa wisata religi Wali Songo di Jawa Timur, termasuk di wisata reliji Komplek Malam Troloyo. Petugas langsung memberikan peringatan keras kepada pemilik Perusahaan Otobus (PO).

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Operasional (Dalops) UPT P3 LLAJ Dishub Jawa Timur, Achmad Yazid mengatakan, tiga bus yang terjaring dalam pengecekan ramp check tersebut merupakan bus pariwisata. “Meskipun sudah ada yang diurus uji KIR-nya, namun kalau belum lulus, tetap belum boleh beroperasi,” ungkapnya, Jumat (10/5/2024).
Pengecekan tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya. Khususnya bagi angkutan penumpang yang dinilai rawan ditengah tingginya volume kendaraan selama libur dan cuti bersama. Tidak hanya di wisata reliji Komplek Makam Troloyo, Dishub Jawa Timur juga akan menggelar pengecekan di beberapa titik wisata yang dipadati pengendara.
“Kami mengedepankan langkah antisipatif terhadap keselamatan penumpang dan pengendara selama libur panjang. Tidak hanya di Troloyo saja, kita juga sasar kawasan wisata Pacet dan Trawas yang biasa ramai dikunjungi wisatawan dari luar kota. Pengecekan dilakukan serentak di berbagai wilayah di Jawa Timur mulai Kamis kemarin sampai Minggu besok,” tegasnya. [tin/kun]






