Ngawi (beritajatim.com) – Belum genap seminggu, Anggota TNI AU, Serda Rizky Nanda Pratama (22) kembali bertugas ke Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Pemuda asal Desa Jatigembol, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur itu kini berpulang. Meninggalnya, Serda Rizky awalnya dikabarkan serangan jantung. Namun, ada dugaan jika Sera Rizky meninggal tidak wajar. Belakangan mencuat kabar jika Rizky meninggal karena kekerasan.
Pihak keluarga sempat curiga dengan kabar awal meninggalnya Rizky pada Minggu (30/4/2023). Dia dikabarkan meninggal karena serangan jantung. Padahal, anak pertama dari dua bersaudara itu tak memiliki riwayat penyakit jantung. Kemudian, ada kabar yang diterima oleh pihak keluarga, jika Rizky meninggal imbas kekerasan oleh senior. Penyebab kekerasan itu lantaran Rizky terlambat kembali bertugas usai cuti lebaran. Pun, jenazah Rizky sampai di rumah duka di Desa Jatigembol, Kedunggalar, Ngawi pada Senin (1/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/menyatu-dengan-buruh-di-may-day-khofifah-kawal-7-poin-rekomendasi/
“Kabar yang kami dapat, katanya akibat kekerasan kakak senior telat masuk cuti lebaran. Itulah yang dipertanyakan warga. Almarhum ini tidak punya riwayat jantung tapi dikabarkan meninggal karena serangan jantung,” kata Kepala Desa Jatigembol Budi Sulistyonarko.
Sementara, Mutazir ayah Rizky mengaku pasrah. Dia menerima kematian putranya apapun penyebabnya. Dia dan seluruh pihak keluarga juga tak meminta otopsi. “Kami menerima apapun itu penyebabnya. Kami tidak meminta otopsi. Kemarin ditelfon oleh ibunya pukul 11.00 WIB, dia baik-baik saja. Kemudian, sorenya sekitar pukul 14.30 WIB, dia dikabarkan masuk rumah sakit. Kemudian, pukul 15.00 WIB kami dapat kabar kalau anak kami meninggal dunia,”katanya.
Pun, meski tetap berlinang air mata saat jenazah putra pertamanya sampai ke rumah duka, Mutazir mengaku menerima meninggalnya sang putra. Pihak kelusrga langsung memakamkan jenazah Rizky di tempat pemakaman umum desa setempat. [kun]






