Surabaya (beritajatim.com) –PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan baku baterai kendaraan listrik, telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini.
Dalam rapat tersebut, sejumlah keputusan strategis diambil untuk memperkuat posisi perusahaan dalam industri yang tengah tumbuh pesat ini.
Salah satu keputusan penting yang diambil adalah persetujuan atas rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (private placement). Dana segar yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan dan membiayai berbagai proyek ekspansi yang tengah berjalan.
Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan anggota direksi. Teddy Nuryanto Oetomo resmi menjabat sebagai Presiden Direktur, menggantikan posisi sebelumnya. Perubahan susunan direksi ini diharapkan dapat membawa angin segar dan memperkuat kinerja manajemen perusahaan.
Dana hasil initial public offering (IPO) yang dilakukan pada April 2023 juga akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL). Pabrik HPAL merupakan salah satu kunci dalam proses produksi bahan baku baterai kendaraan listrik. Dengan adanya pabrik HPAL, MBMA akan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan bahan baku baterai di dalam negeri.
“Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPSLB ini merupakan langkah strategis MBMA untuk memperkuat posisi kami dalam rantai nilai mineral strategis dan bahan baku baterai kendaraan bermotor listrik,” ujar Deny Greviartana Wijaya, Corporate Secretary PT Merdeka Battery Materials Tbk.
MBMA saat ini tengah berada dalam fase ekspansi yang agresif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pendapatan sebesar 58% hingga akhir kuartal III/2024. Selain itu, perusahaan juga telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi 12,5% saham PT Meiming New Energy Material, perusahaan yang tengah membangun pabrik HPAL berkapasitas 25.000 ton per tahun.
Proyek-proyek strategis lainnya seperti pembangunan pabrik asam sulfat dan pabrik katoda tembaga juga terus berjalan dengan baik. Dengan berbagai inisiatif yang telah dilakukan, MBMA optimis dapat menjadi pemain utama dalam industri baterai listrik di Indonesia.
RUPSLB yang diselenggarakan oleh MBMA merupakan tonggak penting dalam perjalanan perusahaan. Melalui berbagai keputusan strategis yang diambil, MBMA semakin siap untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ada di masa depan. Dengan dukungan yang kuat dari para pemegang saham dan manajemen yang solid, MBMA berpotensi menjadi salah satu perusahaan baterai listrik terkemuka di dunia.[rea/aje]






