Malang (beritajatim.com) – Hyundai Stargazer mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia. Mobil canggih yang dibandrol dengan harga mulai Rp 250 jutaan ini dianggap menjadi jawaban dari gaya hidup masyarakat yang aktif dan dinamis.
Mobil ini diluncurkan pada tahun lalu. Kendaraan ini didesain untuk menyesuaikan karakteristik serta kebutuhan masyarakat Indonesia. Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini mengajak Media di Malang Raya untuk merasakan langsung kehebatan Multi Purpose Vehicle (MPV) Hyundai ini.
Setidaknya, ada 15 media di Malang Raya yang diundang untuk menjajal performa sekaligus kecanggihan mobil yang diproduksi langsung di pabrik Hyundai Indonesia tersebut. Salah satunya adalah jurnalis Beritajatim.com.
[berita-terkait number=”5″ tag=”hyundai”]
Terbagi tiga kelompok, masing-masing kelompok memilih rute tersendiri. Ada yang menjajal performa Stargazer di jalan-jalan padat tengah kota. Adapula yang melintas, di jalan tol Malang-Lawang yang membutuhkan kecepatan maksimal, hingga mencoba ketangguhannya di rute yang menanjak.
Sales Supervisor Hyundai Sutoyo Malang, Yohanes Cahya Kusuma memberikan penjelasan tentang fitur konektivitas Hyundai Bluelink. Ini adalah inovasi yang membuat pengendara selalu terhubung dengan mobil mereka melalui smartphone.
”Bluelink merupakan sebuah inovasi Connected Car Service dari Hyundai yang memungkinkan pelanggan untuk selalu terhubung dengan mobil mereka melalui smartphone,” kata Yohanes.
Selain itu ada dua tombol keamanan di dekat spion tengah, yakni tombol Roadside Assistance (RSA) dan SOS. Tombol RSA digunakan untuk meminta bantuan jalan jika pengendara mengalami kendala teknis di jalan. Seperti mogok atau ban pecah yang membutuhkan bantuan kendaraan derek. Sedangkan tombol SOS, berfungsi untuk menghubungkan pengendara dengan call center Hyundai saat darurat seperti kecelakaan.
“Begitu dua tombol ini dipencet, akan langsung menghubungkan pengendara dengan call center Hyundai. Pengendara maupun penumpang dapat mendengar langsung suara call center di dalam mobil. Tinggal menyebutkan kondisi dan bantuan yang dibutuhkan,” tandasnya. (luc/kun)






