Surabaya (beritajatim.com) — Upaya memulihkan ekonomi warga terdampak erupsi Gunung Semeru terus digulirkan. Kali ini, DT Peduli Jawa Timur meresmikan program Pemberdayaan Peternak Bebek & Pertanian di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Bumi Semeru Damai, Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong kemandirian masyarakat pascabencana.
Sebanyak 750 ekor bebek petelur disalurkan kepada warga Huntap untuk memulai usaha peternakan skala rumah tangga. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat, sekaligus menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitar.
Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti acara peresmian program. Warga berkumpul dengan antusias, menandai optimisme baru setelah bertahun-tahun berjuang bangkit dari dampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 2021. Bagi sebagian warga, program ini bukan sekadar bantuan, melainkan titik awal untuk kembali menata masa depan.

Ketua RT 36 Huntap Bumi Semeru Damai, Budi, dalam sambutannya menegaskan bahwa program pemberdayaan ini harus dimaknai sebagai pemantik kemandirian.
“Program ini hanya sebagai pemancing dan awalan bagi warga untuk memulai menata kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar warga benar-benar menjaga dan menjalankan program tersebut dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Jawa Timur, Bangbang, menekankan bahwa kehadiran DT Peduli di Lumajang merupakan komitmen berkelanjutan, bukan aksi sesaat.
“Alhamdulillah, DT Peduli hadir sejak erupsi Semeru 2021 untuk membantu warga terdampak. Selain program pemberdayaan peternak bebek dan pertanian ini, DT Peduli juga telah menyalurkan berbagai bantuan lain,” jelasnya.
Bangbang merinci sejumlah dukungan yang telah diberikan, mulai dari alat kebersihan masjid, 500 planter bag beserta 1.000 bibit cabai, 100 kursi untuk fasilitas umum, hingga handytalk dan speaker aktif untuk mendukung kegiatan pendidikan di TK.
Menurutnya, pendekatan pemberdayaan dipilih agar warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mandiri secara ekonomi.
Di sela kegiatan, rasa syukur dan harapan terpancar dari warga Huntap. Budi kembali menyampaikan apresiasi atas perhatian yang terus diberikan DT Peduli.
“Saya mewakili warga huntap mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh DT Peduli kepada warga terdampak erupsi gunung Semeru. Dan saya harap kepada warga huntap juga betul-betul memperhatikan dan melaksanakan program ini,” ujarnya penuh harap.
Ungkapan serupa disampaikan Asna, salah satu penerima manfaat program pemberdayaan peternak bebek. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. “Saya mengucapkan banyak terimakasih atas bantuannya, ini sangat bermanfaat bagi kami.” tuturnya.
Program pemberdayaan peternak bebek dan pertanian ini diharapkan menjadi fondasi awal kebangkitan ekonomi warga Huntap Bumi Semeru Damai. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program ini juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan lokal di Kabupaten Lumajang. (fyi/kun)






