Surabaya (beritajatim.com) – Setelah mencetak gol penentu untuk AS Roma dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Olimpico saat melawan Lecce, Senin (10/10) kemarin.
Paulo Dybala terpaksa harus ditarik mundur dari lapangan hijau sebab cedera otot di paha yang ia derita. Dalam pertandingan tersebut, Roma berhasil menang dengan skor 2-1.
Setelah ditarik dari lapangan, sang bintang sepak bola yang juga merupakan pemain tim Nasional Argentina itu langsung mendapat kompres di paha kiri oleh tim medis AS Roma. Menurut, pelatih AS Roma, Jose Mourinho, Dybala kemungkinan butuh waktu yang cukup lama untuk kembali pulih dari cedera yang ia alami.
“Kondisi Dybala? Saya bisa katakan buruk, bukan sangat buruk. Saya sudah bicara dengan dokter dan Dybala, dari pengalaman saya, sulit melihat Dybala kembali bermain bersama AS Roma sebelum tahun 2023,” tutur Mourinho setelah laga usai.
Itu artinya, Dybala bisa jadi harus absen membela Argentina dalam Piala Dunia yang akan digelar di Qatar pada Minggu, 20 November mendatang. Penyerang Timnas Argentina itu sepertinya harus merelakan untuk tidak tampil di Piala Dunia tahun ini, kecuali ia mampu pulih dengan cepat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”olahraga”]
Piala Dunia sendiri hanya tinggal 40 hari dari sekarang. Meski bisa sembuh dengan waktu singkat, kemungkinan Dybala tidak memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan diri pada Piala Dunia 2022. Namun, cedera yang dialami oleh La Joya, julukan Dybala itu tidak lantas membuat namanya dicoret dari daftar pemain yang akan mengikuti pra-seleksi untuk tampil di Piala Dunia 2022.
Dybala masih jadi pemain yang diprioritaskan dalam seleksi skuad Timnas Argentina. Sementara, pengumuman pemain yang ikut seleksi sendiri baru akan diumumkan pada 21 Oktober nanti.
Akan ada 35 pemain yang akan masuk dalam proses pra-seleksi Timnas Argentina mendatang sebelum akhirnya dilakukan pemotongan 9 orang dan hanya 26 pemain yang akan didaftarkan pelatih Argentina, Lionel Scaloni pada Piala Dunia 2022. Pengumuman 16 pemain tersebut baru bisa kita lihat pada 14 November nanti. (Jhn/nap)






