Pasuruan (beritajatim.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perhimpunan Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) 2023 di Kantor Bupati Badung, Bali, pada 16-18 November 2023.
Selain Sandiaga, jajaran Deputi Kementerian Parekraf juga hadiri. Kemudian Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, dan Ketua Umum PUTRI Hans Manansang.
Dalam sambutannya, Menteri Sandiaga Uno menyampaikan dukungannya terhadap upaya PUTRI dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia. Ia menyoroti peran PUTRI dalam menggairahkan berbagai jenis wisata, seperti museum, alam, seni budaya, wisata buatan, desa wisata, konservasi, dan permainan anak.
PUTRI diakui sebagai wadah yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, mulai dari sektor pariwisata hingga penyerapan tenaga kerja.
BACA JUGA: 5 Destinasi Wisata Alam di Jember yang Menakjubkan
“Desa-desa wisata memiliki kekuatan tersendiri yang berbasis masyarakat dan adat istiadat, karena kita sudah mendapat pengakuan dunia. Jadi desa-desa wisata ini akan menjadi daya tarik unggulan dari pariwisata, bukan hanya di Bali tapi juga di seluruh Indonesia,” kata Sandiaga.
Rakernas PUTRI 2023 mengusung tema “Membangun Wisata Nasional Yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan.” Tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi pengunjung dalam menikmati tempat wisata.
Kejadian beberapa kecelakaan wisata di beberapa lokasi menjadi tolok ukur untuk pembenahan wisata yang tidak hanya menonjolkan keindahan alam, atraksi dan rekreasi namun juga faktor keselamatan pengunjung.
PUTRI sebagai perhimpunan usaha taman rekreasi memfokuskan pembinaan, edukasi kepada para anggotanya agar senantiasa memenuhi standar keselamatan yang baik.
BACA JUGA: Sandiaga Uno : Gandrung Sewu Banyuwangi Ikon Wisata Nasional
Ketua Umum PUTRI, Hans Manansang, menyatakan bahwa Rakernas PUTRI 2023 diharapkan dapat menguatkan organisasi, lini kordinasi dan memberikan dampak yang positif bagi Indonesia melalui pariwisata.
“Dengan dibukanya Rakernas kali ini kami berharap bisa menguatkan organisasi, lini kordinasi dan bisa memberikan dampak positif bagi pariwisata Indonesia,” katanya.
Alexander Zulkarnain, ketua Organizing Comittee Rakernas menambahkan bahwa penting sekali para pelaku usaha pariwisata perlu memastikan semua aspek dan faktor CHSE. Sehingga pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan bisa kembali lagi mengunjungi pariwisata dan memitigasi resiko yang timbul dari kenaikan dan lonjakan pengunjung terutama saat high season (musim liburan).
BACA JUGA: Keliling Jaring Aspirasi, Sandiaga Uno Sebut Pakai Gigi 3
“Sangat penting sekali bagi para pelaku usaha wisata untuk meningkatkan semua aspek dan faktor dalam CHSE. Sehingga nantinya para pelaku usaha bisa melakukan mitigasi resiko yang timbul saat lonjakan pengunjung,” ujarnya.
Rakernas PUTRI 2023 diharapkan menjadi wahana kolaborasi yang produktif antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk memajukan sektor pariwisata menuju tujuan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua. [ada/suf]






