Banyuwangi (beritajatim.com)- Enam jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya diserahkan ke pihak keluarga, Kamis (3/7) malam.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, didampingi oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Kapolresta Banyuwangi Rama Samtama Putra, beserta beberapa pihak lainnya.
Diketahui, identitas korban meninggal dunia korban KMP Tunu Pratama Jaya di antaranya Fitri April Lestari 33 tahun dan putranya Afnan Aqiel Mustofa 3 tahun beralamat di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.
Elok Rumantini 34 tahun, penjaga kantin beralamat di asal Lateng Gang Belimbing, Lingkungan Sritanjung, Kelurahan Temenggungan, Banyuwangi.
Korban lainnya, Cahyani 45 tahun, warga Desa Wonsobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi.
Eko Sastriyo, 51 tahun beralamat di Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Dan Anang Suryono, warga Kademengan, Probolinggo.
Setelah ditemukan kemudian jenazah dibawa ke RSUD Negara. Usai diidentifikasi kemudian diserahterimakan di ASDP Gilimanuk lalu dikirim ke pihak keluarga di ASDP Ketapang.
“Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Blambangan lalu setelahnya diantar ke rumah duka masing-masing,” kata Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandi.
Dudy menjelaskan, berdasarkan data total penumpang kapal ada 65 orang yang menjadi korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Terdiri dari 12 crew kapal, 53 penumpang dan 22 kendaraan.
“Pencarian hari ini sudah ada 35 penumpang yang ditemukan. Sebanyak 29 ditemukan selamat dan 6 meninggal dunia,” pungkasnya. [alr/aje]






