Blitar (beritajatim.com) – Mayoritas koperasi bergerak di bidang perbankan atau simpan pinjam, namun di Kabupaten Blitar terdapat satu koperasi fokus pada bidang perkebunan buah. Koperasi ini bernama semua bisa sukses (Subasu).
Sejak berdiri pada tahun 2020, koperasi semua bisa sukses ini tetap fokus di bidang perkebunan durian dan kelengkeng. Sistem koperasi ini adalah kemitraan namun kemitraan ini di bidang perkebunan.
Koperasi ini memberikan ruang kepada pemilik modal yang tidak punya waktu serta tanah namun mereka ingin menanam pohon. Sehingga mereka bisa tetap bisa memiliki kebun buah modern di tengah kesibukannya bekerja.
“Konsepnya adalah kemitraan kita bermitra dengan petani mereka yang tidak punya waktu dan tidak kesempatan untuk berkebun akan kita dampingi sampai sukses,” ungkap Ketua koperasi Semua Bisa Sukses (Subasu) Rusda, Jumat (28/03/2025).
Setelah durian, kini Koperasi Semua Bisa Sukses Bersama (Subasu) tengah fokus mengembangkan kemitraan di bidang perkebunan kelengkeng. Perkebunan kelengkeng ini dikonsep dengan modern dengan menggunakan induk dari Thailand.
“Hari ini kita sebagai koperasi sukses bersama melakukan penanaman kelengkeng jenis baru yang menjadi varietas pertama yang ada di indonesia. Dan itupun hanya ada di Blitar,” imbuhnya.
Mitra Koperasi Subasu pun sudah mencapai ribuan. Namun untuk yang kelengkeng baru ada satu yakni di wilayah Kabupaten Blitar.
“Sistem yang kita terapkan ini tidak hanya sekedar penawaran saja, tapi kami juga menerapkan sistem simbiosis mutualisme antara kami dengan petani atau masyarakat yang bekerjasama. Bahkan tak hanya itu, kami juga menyediakan pelayanan mulai dari penanaman, perawatan, sampai panen,” bebernya.
Dengan sistem simbiosis mutualisme ini petani dan koperasi akan sama-sama diuntungkan. Pembagian keuntungannya pun sebesar 50-50.
“Jadi terkait keuntungan dan pembelian bibit kelengkeng jenis ini, kita membagi keuntungan 50-50. Dan ini saya jamin tidak ada ruginya,” jelasnya. (owi/ian)






