Surabaya (beritajatim.com) – Padatnya kegiatan sehari, pekerjaan yang menumpuk, deadline yang semakin dekat, atau permasalahan dalam kehidupan memang seringkali mengurang pikiran juga tenaga. Hal tersebut mengakibatkan seseorang menjadi stres, cemas, panik bahkan depresi. Untuk itulah mengatur pola pikir diperlukan agar bisa mengontrol diri sendiri.
Salah satu cara yang bisa dilakukan agar lebih tenang adalah dengan melakukan meditasi mindfulness. Hampir sama dengan meditasi lain, mindfulness merupakan meditasi yang dapat melatih tingkat kefokusan seseorang serta emosi yang dirasakan dan bagaimana menerimanya secara terbuka.
Cara Melakukan
Meditasi ini bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Untuk memulainya kalian bisa mencari posisi yang nyaman, mengatur napas dan fokus pada detak jantung. Rasakan sensasi udara yang masuk saat menarik dan menghembuskan napas.
Fokuskan pikiran pada hal yang sedang terjadi, tajamkan pancaindra untuk bisa mengamati dan merasakan kondisi sekitar. Contohnya, ketika menyantap makanan favorit, cobalah mulai dengan mencium aromanya, dan cicipilah dengan perlahan, hingga dirimu benar-benar menikmatinya.
Kalian juga memusatkan diri pada emosi yang sedang kalian rasakan. Cari tau bagaimana emosi itu bisa timbul dan berusahalah untuk menerima apapun yang menjadi penyebab dari emosi tersebut.
Tips dari melakukan mindfulness sebenarnya terletak pada fokus, menikmati hidup, menghargai dan menerima diri sendiri, lalu mengatur pola pernapasan. Lakukan selama kurang lebih 3-5 menit. Apabila secara rutin maka bisa membuat pikiran lebih tenang.
Lalu sebenarnya apa manfaat dari meditasi mindfulness?
Pertama, seperti yang sudah dijelaskan, yakni melatih kefokusan. Kalian yang sering melakukan sesuatu dengan terburu-buru, cobalah untuk lebih santai sehingga kalian lebih fokus dan menikmatinya. Meskipun hal tersebut sulit dilakukan terutama disaat sibuk.
Kedua, untuk menjaga kesehatan mental kalian. Seperti lebih menikmati hidup dengan pikiran yang terbuka, lebih mencintai diri sendiri dan melatih agar bisa menghadapi stres dengan lebih positif.
Ketiga, tak hanya mental, teknik mindfulness juga bisa menyehatkan secara fisik. Yakni diduga dapat membantu mengobati penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi nyeri kronis, memperbaiki kualitas tidur dan pencernaan.
Selebihnya, mindfulness juga membantu meningkatkan kreativitas, meningkatkan perhatian, memori dan konsentrasi, serta memperkuat hubungan.
Meski memiliki manfaat yang begitu banyak, teknik ini mungkin akan sulit dilakukan oleh orang yang memiliki gangguan psikologis tertentu. Oleh karena itu ada baiknya untuk berkonsultasi lebih dahulu pada pakar mengenai manfaat, teknik melakukan, dan hal-hal penting lainnya mengenai mindfulness. [mnd/esd]






