Pasuruan (beritajatim.com) – Masyarakat umumnya menghabiskan waktu menunggu buka puasa dengan berbelanja maupun melantunkan ayat suci di masjid terdekatnya, namun berbeda dengan warga bangil, Kabupaten Pasuruan.
Pasalnya, warga tersebut mengajak keluarganya di bantaran rel kereta api di dekat stasiun Bangil. Seperti yang dilakukan keluarga Yono yang menunggu buka puasa di bantaran rel kereta api Bangil Pasuruan.
“Ini mengajak ngabuburit sama keluarga di pinggiran rel sambil melihat kereta yang lewat. Liat kereta itu jadi solusi, karna tidak mengeluarkan biaya banyak,” ujar Yono.
Saat ditanya mengenai bahayanya duduk di rel sambil melihat kereta, Yono hanya tersenyum kecil. Ia juga mengatakan selalu meningkatkan pengawasannya terhadap anaknya.
Tak hanya Yono, Wati juga memilih menunggu waktu buka puasa di bantaran rel kereta. Namun Wati tak duduk direl kereta melainkan duduk di atas sepeda motornya.
“Lumayan ini merupakan hiburan buat anak-anak jika ada kereta api yang melintas. Mereka sangat suka liat kereta api yang melintas,” ujar Wati singkat. (ada/kun)






