Surabaya (beritajatim.com) Beberapa orang mungkin sudah tidak asing dengan kata inI. Yups, Indigo adalah sebuah fenomena baru kehidupan manusia yang berkaitan dengan kemampuan yang tajam terhadap fungsi dari indra keenam. Awalnya ini memang dianggap tabu, aneh dan berbahaya. Namun, beberapa orang sudah mulai mengerti tentang fenomena ini dan menganggap sebagai hal yang biasa sehingga sudah diterima masyarakat.
Hanya saja, ketika ini terjadi pada anak-anak maka kita perlu memberikan perlakuan khusus. Pasalnya anak indigo belum bisa mengatur diri mereka tentang apa yang dilihat dan dirasakan. Maka dari orang tua perlu membantu mereka serta mendidik. Selain itu bukanlah masalah jika mereka mengetahui kemampuan yang dimiliki.Hanya saja, kita sebagai orang tua bisa membuat mereka lebih tenang dan bersikap dengan tepat di masyarakat.
Anak Indigo memang diciptakan untuk dan berbeda. Bahkan, beberapa diantara mereka memiliki kemampuan yang lebih banyak dibandingkan anak-anak pada umumnya yang seusia dengan mereka. Terkadang kita berpikir jika hal itu adalah mustahil. namun ada dan terjadi di sekitar kita. Salah satu contohnya, mereka mampu memahami berbagai bahasa bahkan mengingat hal yang mustahil diingat manusia. Maka dapat dibuktikan in adalah suatu kemampuan dan keajaiban dari Tuhan.
Selain itu, keunikan lain dari anak Indigo adalah mereka memiliki kecerdasan filosofis yang tinggi.Maka tidak heran, jika kita menemukan karya menarik yang diciptakan oleh anak-anak indigo. Memang benar secara fisik anak-anak indigo hampir sama dengan anak lainnya. Namun, batin mereka lebih dewasa, maka tidak heran jika anak indigo sering memperlihatkan sifat seperti orang dewasa yang cerdas karena memiliki indra keenam yang sangat tajam. Maka, beberapa anak indigo tidak menginginkan diperlakukan sebagai anak-anak
Apakah Indigo adalah penyakit atau kelainan jiwa?
Sebenarnya, indigo bukanlah penyakit atau kelainan jiwa. Namun, beberapa menganggap fenomena indigo merupakan kelainan jiwa sehingga mereka melakukan penanganannya yang salah. Hal itu berdampak pada penderitaan sang anak.
Ketika masa anak-anak, mereka sudah memiliki pemahaman spiritual yang matang namun belum diikuti penalaran. Disinilah peran kita untuk membimbing anak-anak supaya keduanya menjadi seimbang. Maka ini menjadi perhatian khusus pada orang tua dari anak indigo untuk memahami karakter dengan mengikuti relaksasi. Hal itu akan membuat orang tua lebih memahami kondisi spiritual anak indigo supaya terhindari mengidap kelainan kejiwaan. [prd/esd]






