Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meresmikan tiga provinsi DOB (daerah otonomi baru) Papua. Ketiga DOB tersebut adalah Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan.
“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, meresmikan Provinsi Papua Selatan berdasarkan UU No 14 tahun 2022, Provinsi Papua Tengah berdasarkan UU No 15 tahun 2022 dan Provinsi Papua Pegunungan berdasarkan UU Nomor 16 tahun 2022,” tutur Tito, Jumat (11/11/2022).
Pada kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian juga menunjuk tiga penjabat (Pj) gubernur untuk mengisi tiga provinsi baru tersebut.
Tiga nama tersebut adalah Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah dan Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan.
Mereka akan menjadi penjabat gubernur selama 1 tahun berdasarkan keppres yang dibacakan. Setelah pembacaan keppres, para penjabat gubernur mengucapkan sumpah dan janji jabatan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sejarah”]
Diketahui, pemekaran tiga provinsi baru di Papua itu sudah disahkan oleh DPR dalam 3 Rancangan Undang-undang (RUU) DOB Papua pada akhir bulan Juni 2022 lalu. Kemudian, RUU tersebut disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada 25 Juli 2022.
Sebagai informasi, Provinsi Papua Selatan berasal dari sejumlah wilayah di Papua, yaitu Kabupaten Marauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, dan Asmat. Ibu Kota Provinsi Papua Selatan terletak di Kabupaten Marauke.
Kemudian, wilayah Provinsi Papua Tengah meliputi Kabupaten Nabire, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai. Provinsi ini memiliki ibu kota di Kabupaten Nabire.
Provinsi Papua Pegunungan meliputi Kabupaten Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, dan Kabupaten Nduga. Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan berada di Kabupaten Jayawijaya. (nap)






