Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi ini menjadikan kita sebagai manusia mengalami hal yang belum pernah kita rasakan, dibatasi secara langsung. Sehinggga beberapa dari kita ada yang menerima bahwa pandemi ini adalah sebuah kesialan. Namun, ada juga sebagian dari kita, melihat pandemi ini sebagai ajang untuk belajar sesuatu yang baru, agar menambah wawasan dan pengetahuan, salah satunya adalah mencari tahu apa itu Zen Buddhisme.
Mungkin kita sudah familiar dengan agama Buddha, karena bagaimanapun Agama Buddha pernah menjadi Agama paling besar dalam sejarah kuno negara kita, namun bagaimana dengan Zen Buddhisme? apa itu?
Zen Buddhisme adalah campuran dari Buddhisme Mahayana India dan Taoisme. Itu dimulai di Cina, menyebar ke Korea dan Jepang, dan menjadi sangat populer di Barat sejak pertengahan abad ke-20. Inti dari Zen adalah berusaha memahami makna hidup secara langsung, tanpa disesatkan oleh pemikiran logis atau bahasa.
teknik zen yang kompatibel dengan agama-agama lain dan sering digunakan, misalnya, oleh orang Kristen mencari pemahaman mistis iman mereka. Zen sering tampak paradoks – ia membutuhkan disiplin yang intens, yang bila dipraktikkan dengan benar, menghasilkan spontanitas total dan kebebasan tertinggi. Spontanitas alami ini tidak boleh dikacaukan dengan impulsif.
Inti dari Zen Buddhisme adalah bahwa semua manusia adalah Buddha, Buddha sendiri diartikan sebagai orang-orang yang bijak dan yang harus mereka lakukan adalah menemukan kebenaran itu untuk diri mereka sendiri.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid”]
Zen mengirim kita melihat ke dalam diri kita untuk pencerahan. Tidak perlu mencari jawaban di luar diri kita; kita dapat menemukan jawaban di tempat yang sama dengan tempat kita menemukan pertanyaan.
Langkah pertama adalah mengendalikan pikiran kita melalui meditasi dan teknik lain yang melibatkan pikiran dan tubuh; untuk melepaskan pemikiran logis dan menghindari terjebak dalam jaring laba-laba kata-kata.
Dengan mencerahkan pemikirannya manusia diharapkan bisa lebih tenang dan bisa menemukan satu persatu solusi dari masalah-masalah yang sedang dihadapi. [dep/but]






