Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sekaligus Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak tetap berharap bisa berduet kembali dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim 2024 mendatang. Tapi, Emil juga mulai ditarik-tarik untuk maju ke Pilgub DKI Jakarta. Pilih mana?
Harapan berduet kembali disampaikan Emil setelah acara tasyakuran sederhana empat tahun memimpin Jatim bersama Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya kepada sejumlah wartawan, termasuk beritajatim.com.
“Tentunya apa, saya sendiri sudah menyampaikan, bahwa apabila format Khofifah-Emil ini memang masih berkenan di hati masyarakat, tentunya saya juga siap memberikan dukungan terbaik kepada Ibu Gubernur sebagai pemimpin Jawa Timur,” tegasnya kepada beritajatim.com.
“Tetapi sekali lagi, saat ini kita tahu ada perhelatan politik nasional sebelum perhelatan politik Jatim. Jadi, saat ini kami belum bisa bicara banyak. Tapi saya bisa berikan assurance atau jaminan itu tadi, apabila ibu gubernur memang masih ingin mengabdi di masyarakat Jatim, dan kami masih dipandang sebagai partner yang tepat, tentunya kami siap untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat Jatim,” imbuhnya seakan menegaskan sikap politiknya.

Terkait nama Emil yang mulai ditarik ke Pilgub DKI Jakarta? “Kita lihat dulu pileg dan pilpresnya,” ujarnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pilgub-jatim-2024″]
Sebelum perhelatan Pilkada serentak sekitar 27 November 2024, memang akan ada Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif pada 14 Februari 2024. Hal ini dinilai bisa mengubah peta kekuatan parpol maupun calon-calon yang akan diusung di daerah.
Suami Arumi Bachsin ini menegaskan, akan melihat dulu hasil Pilpres dan Pileg 2024, untuk menentukan langkah politik yang realistis akan diambil Emil mau lanjut di Jatim atau bertarung ke Jakarta. (tok/ted)






