Jakarta (beritajatim.com) – Manajemen Surabaya Bank Jatim membantah tudingan bahwa Megawati Hangestri Pertiwi dipaksa tampil di Livoli Divisi Utama 2025. Asisten Manajer Rianita Panirwan menegaskan bahwa semua kesepakatan sudah dibicarakan sejak awal secara profesional.
“Saya ingin meluruskan kabar yang beredar bahwa Bank Jatim memaksa Megawati bermain di Livoli. Semua sudah dibahas jauh sebelum dia berangkat ke Turki. Tidak ada pemaksaan,” tegas Rianita, Senin (1/9/2025).
Menurutnya, Megawati memang sudah menjadwalkan diri untuk bermain di Livoli sebelum bergabung dengan klub barunya di Turki. Selain Livoli, Megawati juga dijadwalkan tampil di SEA Games. Sementara Liga Turki sendiri baru dimulai pada Desember 2025 dan berakhir pada Maret 2026.
“Itu sebabnya dia menerima tawaran bermain di Turki, karena jadwalnya lebih pendek dibandingkan kompetisi di Korea Selatan,” jelasnya.
Saat ini, Megawati berada di Turki untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak. Rencananya, ia akan kembali ke Surabaya untuk memperkuat Bank Jatim dalam Livoli. Namun, perubahan jadwal Livoli membuat kepulangannya terkesan mendadak.
“Awalnya Livoli mulai tanggal 14 September, tapi kemudian dimajukan menjadi 3 September. Jadi muncul anggapan bahwa dia akan langsung main begitu tiba di Jakarta. Padahal tidak seperti itu,” ujar Rianita.
Megawati bahkan sempat tampil dalam pertandingan uji coba di Turki. Namun Rianita menegaskan bahwa itu bukan pertandingan resmi, melainkan sparing yang digelar karena tingginya antusiasme masyarakat.
“Awalnya dia hanya datang untuk pemeriksaan medis, tapi karena sambutan masyarakat sangat baik, klubnya menggelar sparing selama tiga hari. Itu hanya uji coba, bukan liga resmi,” katanya.
Rianita juga menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan sesuai dengan kontrak, dan pihak klub di Turki telah memberikan persetujuan. Megawati juga tidak akan dipaksakan bermain jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.
“Kami tetap akan melihat kondisi Mega setibanya di Indonesia. Semua tergantung penilaian tim pelatih,” pungkasnya. [faw/suf]






