Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Mohammad Halili menilai jika media memiliki peran penting dalam membangun demokrasi di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, di Ballroom Hotel Odaita, Jl Raya Sumenep 88, Pamekasan, Sabtu (18/5/2024).
“Media itu memiliki peran penting dalam membangun demokrasi, membangun check and balance, dan memperkuat partisipasi warga dalam pesta demokrasi,” kata Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Halili.
Bahkan dalam beragam peran penting dan strategis tersebut, media juga bisa memberikan dampak strategis pada pelaksanaan pilkada. “Karena itu, kebebasan pers akan memunculkan situasi dan kondisi yang responsif, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
“Maka dari itu, kami sangat selalu berharap agar sinergitas yang sudah terbangun selama ini, semakin terbangun dan terus berkembang dan berkelanjutan, khususnya dalam sosialisasikan beragam tahapan pemilihan maupun informasi edukatif bagi warga,” imbuhnya.
Peran penting tersebut diharapkan selalu bersinergi khususnya dari para pelaku media, khususnya media sosial. “Pengelola media sosial harus bijak menggunakan sarana dunia maya, sehingga kita semua tidak terjebak atau justru menyebarkan informasi bohong kepada publik,” jelasnya.
“Sebagai tolak ukur dan gambaran dalam proses pemilihan, setiap warga harus terlibat secara langsung dengan mengikuti pemilihan, selalu menjunjung asas demokrasi, ikut serta sebagai kontrol sosial demokrasi,” sambung Halili.
Dari itu, pihaknya sangat berharap agar insan pers bisa memberikan edukasi bagi masyarakat, khususnya berkenaan dengan beragam tahapan pesta rakyat yang akan digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang.
“Kenapa partisipasi politik dapat dijadikan sebagai salah satu parameter dalam penilaian tingkat demokrasi di sebuah negara, karena semakin tinggi partisipasi politik dalam masyarakat dapat menunjukkan kondisi demokrasi yang berkualitas, semoga saja,” pungkasnya. [pin/kun]






