Surabaya (beritajatim.com) – PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) mencatatkan konsistensi dalam pemenuhan standar keberlanjutan global dengan mempertahankan peringkat ESG (Environmental, Social, and Governance) pada level “A” dari MSCI. Berdasarkan pembaruan peringkat per 30 Maret 2026, perseroan mencatat peningkatan skor bobot rata-rata menjadi 5,4 dari angka 4,9 pada tahun sebelumnya.
Pencapaian ini menempatkan MDKA sebagai salah satu perusahaan pertambangan di Indonesia dengan skor tertinggi pada kategori diversified mining. Dengan skor 5,4, posisi perseroan kini mendekati ambang batas peringkat “AA” yang ditetapkan mulai pada skor 5,5.
Selain dari sisi MSCI, kinerja pengelolaan risiko ESG perseroan juga dievaluasi oleh Sustainalytics. MDKA tercatat berada dalam kategori *medium risk* dengan perbaikan skor menjadi 27,8, dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 27,2. Hal ini menunjukkan adanya penguatan dalam tata kelola risiko secara berkelanjutan.
Dalam pelaporan iklim melalui CDP (Carbon Disclosure Project), MDKA memperoleh peringkat B-. Catatan tersebut menjadikan perseroan sebagai satu-satunya perusahaan di industri *diversified mining* asal Indonesia yang mendapatkan rating pada level tersebut.
Presiden Direktur MDKA, Albert Saputro, menjelaskan bahwa hasil tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengintegrasikan praktik ESG ke dalam operasional.
“Ke depan kami akan terus memperkuat pengelolaan risiko, transparansi, serta kinerja keberlanjutan guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan bahwa Grup Merdeka tetap menerapkan standar tata kelola dan keberlanjutan untuk menjawab ekspektasi investor terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Saat ini, Grup Merdeka terus mengoptimalkan sejumlah operasi tambang utamanya, antara lain Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Tambang Emas Pani di Gorontalo, serta Tambang Nikel Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Konawe. Melalui basis produksi yang ada dan kemitraan strategis, perusahaan menyatakan optimisme untuk terus meningkatkan kontribusi produktif dan memperbaiki peringkat keberlanjutan di level global.[rea]






