Ngawi (beritajatim.com) – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana yang tersangkut di tumpukan sampah di pinggir sungai, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Jasad perempuan yang diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak pergi ke sawah. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dan hanya bagian tangan yang tampak di antara tumpukan sampah.
Kepala Dusun Jambangan, Dwi Ayu Retnowati, mengatakan penemuan tersebut bermula ketika warga mencium aroma tidak sedap dari arah sungai.
“Ada warga saya yang pergi ke sawah mencium bau tidak sedap dan melihat seperti tangan manusia. Setelah sampah dibongkar, ternyata benar itu mayat. Kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Paron segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi jasad berada di sungai yang cukup dalam dan tersangkut di tumpukan sampah.
Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, menjelaskan pihaknya harus menggunakan tali untuk menarik jenazah ke tepi sungai.
“Begitu menerima informasi, kami langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Ciri-ciri korban adalah perempuan dengan perkiraan usia 40 hingga 50 tahun,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian.
Hingga kini, identitas korban belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Paron untuk membantu proses identifikasi. [fiq/ian]






