Kediri (beritajatim.com) — Kegiatan Upacara Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni diperingati Pemerintah Kota Kediri, Sabtu (1/6/2019) di Halaman Balai Kota Kediri. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0809 Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno.
Upacara ini diikuti oleh Walikota Kediri, Wakil Walikota Kediri, Forkopimda Kota Kediri, Ketua TP PKK Kota Kediri, Ketua Dharma Wanita Kota Kediri, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Kediri, para pelajar, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen lainnya.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-kediri”]“Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada,” tandasnya.
Peringatan hari kelahiran Pancasila, Dandim 0809 mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar yang ditemui usai upacara mengatakan peringatan hari lahir Pancasila yang diperingati setiap tahun menuntut masarakat untuk semakin paham dengan Pancasila dan semakin meningkatkan nasionalismenya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepada masyarakat Kota Kediri khususnya anak muda, Mas Abu berpesan agar mempelajari hakikat dan dasar pancasila.
“Pancasila merupakan ideologi bangsa. Maka saya pesan kepada anak muda karena orang tua pasti sudah tahu karena sudah pernah dapat penataran tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Untuk anak-anak muda , cari tahu tentang Pancasila, apa dasar Pancasila. Dari berbagai pemikiran, bahkan sila pertama dan kedua sampai kelima semua ada di Al-Quran. Jadi itu kalau dipelajari juga menarik dan setiap orang yang mempelajari pasti akan semakin cinta terhadap ideologi Pancasila,” pungkasnya.







