Gresik (beritajatim.com) – Masih maraknya arena balap liar di Kota Gresik, membuat aparat penegak hukum tersebut gerah.
Sebagai tindak antisipasinya agar kegiatan itu tidak mengganggu masyarakat puluhan personel polisi setempat turun ke bawah (Turba) memantau sejumlah ruas jalan utama.
Sejumlah ruas jalan seperti Simpang Empat Sentolang Gresik, dan depan Stadion Gelora Joko Samudro atau Jalan Veteran menjadi prioritas pengamanan. Hal ini karena kedua tempat tersebut, kerap dijadikan arena balap liar.
“Kami tidak main-main dengan masih maraknya balap liar. Untuk itu, puluhan personel akan menggelar patroli rutin,” ujar Kapolres Gresik AKBP M.Nur Aziz, Senin (31/10/2022).
Selama melakukan patroli lanjut dia, petugas menyalakan blue light sebagai peringatan agar tidak ada aksi balap liar. Pasalnya, kegiatan ini membahayakan para joki sendiri sekaligus meresahkan masyarakat sekitar.
“Antisipasi balap liar terus kita lakukan. Selain patroli saat malam hari. Kami juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”balap-liar-gresik”]
Selama ini tambah Aziz, aksi kebut -kebutan balap liar di Kota Gresik kerap dilakukan kalangan pemuda dan remaja. Beberapa waktu lalu bahkan sempat menelan korban jiwa.
Polisi sudah berulang kali melakukan penindakan. Namun, aksi terdebut kerap kambuh. Utamanya saat akhir pekan.
“Kami akan rutin laksanakan patroli demi terpeliharanya kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik,” imbuhnya.
Selain mengkedepankan patroli rutin, Polisi Gresik juga mengimbau kepada masyarakat serta orang tua agar mengawasi pergaulan anaknya. Jangan sampai malah ikut-ikutan aksi balap liar yang membahayakan keselamatan diri sendiri. (dny/ted)






