Tuban (beritajatim.com) – Seorang warga nekat membacok mantri hutan KPH Perhutani Parengan di Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jumat (7/2/2025). Korban, Sudarman (50) asal Bojonegoro, sebelumnya menegur ibu pelaku, Heri Istono (48), agar tidak menggarap lahan persil di wilayah teritorial KPH Parengan.
Teguran tersebut membuat Heri sakit hati dan langsung membacok Sudarman dengan sabit. Akibatnya, korban mengalami luka robek di bagian kening, tangan, dan punggung, serta saat ini sedang dirawat intensif di rumah sakit.
Pelaku berhasil diamankan di dalam rumahnya oleh unit Jatanras beserta barang bukti senjata tajam berupa sabit. Di depan penyidik, Heri Istono mengungkapkan kekesalannya. “Ibu saya dilarang menggarap persil, alasannya mau ditanami pohon jati. Jadi saya bacok 3 kali, lalu saya lari,” tutup Heri. [ayu/but]







