Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati melakukan aksi penanaman tanaman Multi Usaha Kehutanan (MUK) di kawasan hutan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto tepatnya di Petak 79 C RPH (Resort Pemangkuan Hutan) Selogendogo, BKPH (Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Kemlagi KPH Mojokerto,
Ini sebagai upaya Perum Perhutani KPH Mojokerto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian hutan dan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Bumi Majapahit. Perum Perhutani KPH Mojokerto, akan menggarap lahan kurang lebih seluas 34,1 Ha disepanjang jalan Kupang di Kecamatan Jetis sampai Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Selain menanam tanaman pangan yang meliputi padi, jagung, cabai dan lainnya, ada sedikitnya 250 bibit dengan jenis tanaman buah-buahan yang juga ditanam di lahan seluas 34,1 Ha tersebut. Seperti nangka, sirsak, jambu kristal, dan durian. Bupati berkesempatan menanam secara langsung tanaman jenis cabai, sebagai bentuk dukungan atas dilaksanakannya penanaman tanaman bersama.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengapresiasi Perum Perhutani KPH Mojokerto yang telah mengupayakan agar lahan hutannya dapat memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat Kabupaten Mojokerto. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut yang telah disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, serta menjadi perhatian pemerintah daerah terhadap pemanfaatan hutan.
“Tentu terdapat tantangan tersendiri buat kita Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto, Bagaimana mengupayakan agar masyarakat di sekitar wilayah perhutani di Kabupaten Mojokerto ini mempunyai komitmen untuk bisa bersama-sama menjaga keberadaan dan fungsi utama dari hutan yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto,” ucapnya, Kamis (29/12/2022).
Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berharap, kedepannya perlu ada upaya yang serius terhadap kerjasama dalam pemanfaatan lahan hutan agar hasil dari pelaksanaan penanaman tanaman MUK bisa maksimal. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan sosial dan bibit buah kepada pesanggem atau petani penggarap lahan perhutani.
Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Mojokerto, Prasetyo Lukito menjelaskan, pada tahun 2022 Perum Perhutani KPH Mojokerto telah melakukan penanaman sedikitnya 542.207 bibit pohon dengan luas lahan sekitar 45,8 Ha di sekitar wilayah Kecamatan Dawarblandong, Kemlagi, dan Jetis. “Ini sekitar 45 hektar dan ini akan terus kami lakukan penanaman dan pemeliharaan,” jelasnya.
Pihak Perum Perhutani KPH Mojokerto juga akan melakukan pemeliharaan tanaman sampai tanaman berusia tiga tahun. Karena tanaman berusia tiga tahu sudah dianggap sudah bisa mandiri di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga bekerjasama dengan masyarakat desa sekitar hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
“Kami akan coba di nanti-nanti penanaman tanaman buah-buahan yang nanti bekerjasama dengan masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan bisa memberikan nilai tambah,” pungkasnya.
Yang juga turut dihadiri Kajari Kabupaten Mojokerto Gaos Wicaksono, Kepala Cabang Perhutani Nganjuk Endang Handayani, Asper KPH kemlagi Hendro Yono, serta Forkopimca Dawarblandong. [tin/kun]







