Sumenep (beritajatim.com) – Nasib malang menimpa Moh Kholiq (25), warga Desa Padike, Kecamatan Talango, Pulau Potetan, Kabupaten Sumenep, Madura. Pemuda ini meninggal terseret arus saat mandi di sumber.
“Korban mandi di sebuah sumber di pesisir pantai Dusun Pasar Daya, Desa Talango. Saat itu air pasang dan arusnya deras,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Senin (21/07/2025).
Korban berangkat dari rumahnya bersama sepupunya, Dolip (24) menuju sumber air dengan mengendarai sepeda motor. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung berniat mandi.
Namun sepupu korban, Dolip, sempat melarang korban untuk mandi karena kondisi air laut yang sedang pasang dan arusnya deras. Namun korban tetap bersikeras untuk mandi.
“Tidak ama setelah korban masuk ke dalam air, kepalanya muncul ke permukaan dan dia meminta tolong kepada Dolip sambil menjulurkan tangan,” ungkap Widiarti.
Melihat itu, Dolip berusaha menolong korban. Dolip sempat memegang tangan Moh Kholiq, namun sayangnya dia tidak kuat menariknya ke atas. Dolip bahkan ikut terjebur ke dalam air dan berpegangan pada batu.
Korban pun kemudian menghilang terbawa arus. Dolip segera meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Setelah dilakukan pencarian, korban Moh Kholiq ditemukan dalam keadaan meninggal. Korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Talango ke rumah duka di Dusun Jati Daja, Desa Padike,” ujar Widiarti.
Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah, dan menyatakan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun, karena kejadian ini murni kecelakaan. [tem/aje]






