Manchester (beritajatim.com) – Newcastle United bisa mencatatkan back to back pembajakan dalam bursa transfer kali ini. Itu setelah Manchester United yang ikut-ikutan berburu Benjamin Sesko.
Dua pekan lalu, The Magpies merasakannya ketika Liverpool FC menelikung Hugo Ekitike. Padahal, Newcastle yang lebih dulu membidik striker asal Prancis dan mendekati Eintracht Frankfurt.
“Newcastle telah menyodorkan proposal proyek mereka kepada Sesko. Untuk United, mereka telah menghubungi Sesko terkait ketertarikan memboyongnya ke Old Trafford,” klaim Fabrizio Romano.
Soal harga, tidak ada masalah bagi Newcastle dan United. Bahkan, jika RB Leipzig mematok EUR100 juta (Rp1,9 triliun) sekali pun bagi striker yang musim lalu mencetak 21 gol dan 6 assist dari 45 laga itu. Harga yang layak bagi striker berusia 22 tahun dan kontraknya yang masih berlaku di RBL hingga 2029.
Apalagi, masih ada sumber dana lainnya di penjualan pemain. Newcastle masih bisa mendapatkan minimal GBP120 juta (Rp2,63 triliun) jika Liverpool FC jadi membeli Alexander Isak. Untuk United, nama-nama seperti Jadon Sancho, Alejandro Garnacho, dan Antony juga telah masuk daftar jual dan siap diuangkan.
Tetapi, baik Newcastle dan Manchester sama-sama memiliki poin plus dan minus. Poin plus Newcastle adalah di Liga Champions. Untuk United, mereka hanya mengandalkan nama besar dan sejarah gemilang di masa lalu.
Di poin minus, tradisi juara Newcastle tak sebesar United. Sedangkan United, absennya mereka di Eropa musim ini berpotensi menghambat minat Sesko.
“Kami telah memiliki rencana. Dia (Sesko, Red) akan pergi dari RBL hanya jika menemukan yang benar-benar istimewa bagi Sesko. Klub itu harus punya proyek spesial dan pelatih spesial,” ujar agen Sesko, Elvis Basanovic, dilansir Manchester Evening News. (dio)






