Brentford (beritajatim.com) – Pada bursa transfer musim panas lalu, Brentford kehilangan Bryan Mbeumo dan Yoane Wissa. Musim lalu, mereka masing-masing menyumbang 20 gol. Tetapi, ternyata ketajaman Brentford tetap terjaga. Setidaknya ketika mengalahkan Manchester United 1-3 Sabtu malam (27/9/2025).
Ironisnya, Mbeumo justru berkostum United. Tetapi, dia yang main penuh 90 menit justru gagal “move on” dari Brentford untuk balik memenangkan United.
Bahkan, Brentford sudah unggul dua gol ketika laga masih berusia 20 menit via brace Igor Thiago (8′ dan 20′). Gol pemungkas Brentford disumbang Mathias Jensen (90+5′). Gol hiburan United pada laga yang dimainkan di Gtech Community Stadium itu dicetak oleh Benjamin Sesko (26′).
Mental United benar-benar buruk melawan United. Salah satu buktinya tersaji ketika eksekusi penalti kapten Bruno Fernandes yang gagal pada menit ke-76. Jika berhasil, skor menjadi 2-2.
“Tentu saja kami ingin menang. Sayangnya, salah satu gol mereka berasal dari bola panjang yang jadi fokus latihan kami pekan ini (tetapi tidak berfungsi, Red)” papar tactician United Ruben Amorim kepada BBC.
Kekalahan dari Brentford memperburuk posisi Amorim. Total, dari 49 laga menukangi United, pelatih asal Portugal itu menelan 21 kekalahan, mendapat 19 kemenangan, dan 9 seri. Rasio kemenangannya hanya 38,77 persen.
Dari sejarah tactician United, rasio Amorim hanya kalah dari Frank O’Farrell (37,04 persen) untuk barometer pelatih permanen United. O’Farrell melatih United pada 8 Juni 1971 hingga 19 Desember 1972. Dari 81 laga, dia menorehkan 30 kemenangan.
“Kalah selalu menyakitkan. Kami harus melupakan hasil ini,” ujar Amorim mencoba mengalihkan perhatian ketika ditanya tentang masa depannya bersama United. (dio)






