Blitar (beritajatim.com) – Manajemen Arema FC bakal menemui Wali Kota Blitar, Santoso demi memperoleh izin penggunaan Stadion Soepriadi sebagai kandang tim singo edan. Saat ini Manajemen Arema FC telah mengirimkan surat secara resmi untuk Wali Kota Blitar.
Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji menyebut bahwa pihak berharap Wali Kota Blitar mau membuka dialog terkait izin penggunaan Stadion Soepriadi. Pihaknya pun siap menjelaskan terkait kesiapan Arema FC berkandang di Blitar.
“Hari ini kami meluncurkan surat ke Pemerintah Kota Blitar (Wali Kota Blitar) kami sangat berkeinginan untuk beraudiensi untuk menjelaskan secara objektif dan aktual tentang persiapan Arema untuk berhome base di Stadion Soepriadi Blitar,” ungkap Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, Selasa (11/06/2024).
Manajemen Arema FC sendiri selama ini masih berharap untuk berkandang di Satdion Soepriadi Blitar. Pihaknya pun telah mencermati setiap dinamika terkait izin penggunaan Stadion Soepriadi Blitar sebagai kandang tim singo edan.
Pihak Arema FC sendiri terus memperhatikan sejumlah masukan dari Pemkot Blitar terkait penggunaan izin stadion. Termasuk soal kekhawatiran terjadinya kericuhan seperti pada tahun 2020 lalu. “Kami juga berterima kasih ke PSSI Blitar yang memberikan banyak masukan saran dan kesiapan untuk Arema kedepan,” imbuhnya.
Menurut Tim Manajemen Arema FC ada beberapa hal yang harus dijelaskan kepada Wali Kota Blitar. Hal utama yang perlu dijelaskan adalah soal kekhawatiran terjadinya kericuhan di beberapa pertandingan seperti derby Jawa Timur.
Terkait itu Manajemen Arema FC pun kini tengah mempersiapkan berbagai mekanisme untuk mencegah hal itu terjadi. Salah satunya saat Arema menggunakan Stadion Soepriadi untuk putaran pertama, tim singo edan akan away terlebih dahulu ke Surabaya saat bertemu Persebaya. “Jadi nanti ketika home menjamu Persebaya kita sudah ada di Kanjuruhan,” tutupnya.
Beberapa hal itulah yang bakal dibicarakan dengan Wali Kota Blitar. Manajemen Arema FC sendiri menaruh harapan besar agar Wali Kota Blitar mengizinkan Stadion Soepriadi bisa digunakan sebagai kandang tim singo edan. (owi/kun)






