Bojonegoro (beritajatim.com) – Polisi masih memburu komplotan pencuri rel kereta api yang beraksi di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (8/6/2025) malam. Para pelaku kabur ke hutan setelah dikejar oleh puluhan warga dan meninggalkan barang curian beserta truk yang digunakan untuk mengangkut rel.
Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Michael Manansi, mengatakan hingga saat ini belum ada pelaku yang berhasil diamankan. Para pencuri berhasil melarikan diri ke kawasan hutan di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, saat warga mengejar mereka.
“Kami masih melakukan pengejaran dan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).
Ipda Michael menjelaskan, selain mengejar para pelaku, polisi juga tengah menelusuri kepemilikan truk dengan nomor polisi K 8720 ES yang digunakan dalam aksi pencurian tersebut. Berdasarkan informasi sementara, truk itu diduga sudah dijual kepada pihak lain beberapa tahun lalu.
“Saat ini polisi masih mendalami riwayat kendaraan tersebut untuk mencari petunjuk lebih lanjut,” tambahnya.
Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang ditinggalkan oleh pelaku, di antaranya satu unit truk, tali tampar sepanjang dua meter, empat botol plastik, sebuah tas berwarna ungu, empat balok kayu berukuran 50 sentimeter, tiga gergaji besi, delapan batang rel ukuran 54, dan delapan belas batang rel ukuran 38.
Atas kejadian ini, Direktorat Jenderal Kereta Api Indonesia (DJKA) mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp57 juta.
Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh warga yang curiga dengan aktivitas sekelompok orang yang sedang memotong rel kereta api dan memuatnya ke atas truk. Warga kemudian berinisiatif mengejar para pelaku yang melarikan diri ke arah Desa Kanten. Truk pelaku mengalami ban bocor dan terperosok di pinggir jalan, namun para pencuri berhasil kabur meninggalkan truk beserta barang curian.
Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pencurian rel kereta api di wilayah Bojonegoro. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel kereta api. [lus/aje]






