Sumenep (beritajatim.com) – Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil, juga terjadi di Sumenep. Kali ini menimpa Syaifullah, warga Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean.
“Korban kehilangan uang tunai Rp 100 juta yang diletakkan di dalam mobilnya. Pelaku pencurian memecahkan kaca mobil untuk mengambil uang itu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (27/08/2019).
Peristiwa itu berawal ketika korban mengendarai Suzuki Ertiga warna putih Nopol :M-1870-VM, parkir di depan Toko Mofit, sebuah toko bangunan Jl. Imam Bonjol, Kecamatan Kota Sumenep. Saat korban masuk ke dalam toko itulah, pelaku memecahkan kaca mobil dan mengambil uang Rp 100 juta yang dibungkus plastik hitam.
“Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polres. Diduga, pelaku membobol kaca menggunakan serbuk busi, karena ditemukan serpihan busi di lokasi,” ungkap Widiarti.
Versi warga, ada dua tersangka pelaku yang melakukan aksi itu, mengendarai sepeda motor. Mereka melempar suatu benda, kemudian memecahkan kaca dengan mudah.
“Saya dikasih tahu warga kalau mobil saya kacanya dipecah orang. Kata orang-orang yang sempat melihat, pelaku masuk ke mobil lewat jendela,” ucap korban.
[berita-terkait number=”3″ tag=””]
Ia menuturkan, uang tunai Rp 100 juta itu diletakkkan di bawah kursi depan sebelah kiri. Sedangkan ia sendiri membawa uang Rp 50 juta.
“Saya habis ambil uang Rp 150 juta. Yang Rp 50 juta saya bawa ke dalam toko untuk membayar bahan bangunan, kemudian yang Rp 100 juta saya tinggal di mobil. Ternyata hilang diambil maling,” terangnya.(tem/ted)






