Surabaya (beritajatim.com) – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 03, Moh Mahfud MD menyatakan segera menyerahkan surat pengunduran dari dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia tengah menunggu diberi kesempatan untuk bertemu Jokowi di Istana Negara.
“Hari ini saya sudah membawa surat untuk disampaikan kepada Presiden langsung tentang masa depan politik saya yang belakangan ini menjadi perbincangan publik,” ujar Mahfud MD saat konferensi pers dari Lampung, disiarkan live lewat YouTube, Rabu (31/1/2024).
Mahfud menyatakan surat pengunduran tersebut akan dia serahkan sendiri kepada Jokowi. Tepatnya setelah dia diberi waktu untuk bertemu.
Dia menyampaikan, keputusan untuk mundur didasarkan diskusinya dengan Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo. Dia membenarkan pernyataan Ganjar yang menyebut paslon harus mundur.
Mahfud pun mengaku sudah lama berencana untuk mundur dari Kabinet. Hanya menunggu momentum yang tepat.
“Momentum itu yaitu, satu momen, situasi yang tepat dan itu harus disusun melalui pembicaraan-pembicaraan dengan Pak Ganjar, dengan partai pengusung yang bekerja sama mengusung Ganjar dan Mahfud,” kata dia.
Mahfud mengaku surat pengundurannya terus dia bawa. Sebab dia belum diberi kesempatan bertemu dengan Jokowi.
“Saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi jadwal bertemu langsung saya sampaikan surat ini,” kata dia. [beq]






