Gresik (beritajatim.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik melaksanakan program Focus Group Discussion dengan tema Pengembangan Usaha dengan Digitalisasi, Tata Kelola Keuangan, Legalitas dan Hygienitas di Desa Padeg Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik.
Sasaran program adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Desa Padeg Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik agar dapat merubah pola pikir masyarakat desa tentang bagaimana cara untuk berbisnis dan membuka suatu usaha di era digitalisasi pada saat ini.
“Acara ini sangat membantu masyarakat tentang bagaimana cara berdagang dan menerapkan digitalisasi produk mereka, semoga kedepannya acara ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Padeg.” Kata Mujayanah, salah satu pelaku UMKM.

Acara yang dihadiri Kepala Desa Padeg, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Ketua BUMDes dan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini berjalan dengan menarik dan interaktif. Kegiatan ini mengadirkan 2 Narasumber yang berkompeten di bidang UMKM.
M. Fahni, A.K, ST. selaku Narasumber pertama merupakan Ketua Tangan Di Atas (TDA) yang menaungi komunitas wirausahawan se-Jawa Timur mengaku senang dengan adanya kegiatan Forum Group Discussion di Desa Padeg. M. Fahni, A.K, ST.
Menerangkan tentang bagaimana era Digitalisasi merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan usaha atau bisnis. Arti Digitalisasi sendiri yaitu dengan memanfaatkan media sosial dalam menjual suatu produk usaha. Tak Hanya itu, M. Fahni, A.K, ST. juga menjelaskan tentang bagaimana pelaku usaha harus memiliki Integritas, yaitu suatu konsistensi dalam menjalankan usaha.
Firdaus Indrajaya T., SE.,MM. sebagai Narasumber kedua juga menerangkan bagaimana untuk menciptakan suatu usaha atau bisnis membutuhkan jaringan di sekitar lingkungan usaha tersebut. Artinya dalam berbisnis kita akan membutuhkan relasi dengan berbagai pihak. Selain itu pula, Firdaus Indrajaya T., SE.,MM. juga memberikan salah satu cara agar UMKM berjalan dengan sukses, yakni selalu mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap transaksi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”its”]
“Setiap transaksi harus dibuat pembukuan tentang pemasukan dan pengeluaran, selain itu harus ada tabungan cadangan di setiap usaha yang dimiliki agar tata kelola keuangan berjalan dengan baik.” Jelas Firdaus, yang juga sebagai Dosen Universitas Gresik, Kamis (11/8/2022).
Firdaus juga menambahkan, tentu semua butuh proses dan harus bersabar dalam menjalankan suatu usaha atau bisnis. Keberhasilan suatu usaha tidak bisa diraih secara singkat, tetapi butuh proses yang panjang.
Dengan adanya kegiatan Focus Group Discussion yang difasilitasi oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada Masyarakat Desa tentang bagaimana sebagai pelaku UMKM dapat menyesuaikan era digitalisasi yang berkembang pada saat ini. [way/but]






