Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Program Studi Magister Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) menggelar penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan gratis terkait hipertensi di RW 08 Kelurahan Wonorejo, Rungkut, Surabaya, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan ini mendorong peningkatan pemahaman warga tentang bahaya hipertensi melalui edukasi dan skrining kesehatan. Mengingat, hipertensi merupakan salah satu penyakit dalam kategori silent killer.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut diikuti 53 warga RW 08 Wonorejo. Selain penyuluhan, peserta mendapatkan layanan cek kesehatan gratis meliputi pemeriksaan tekanan darah, nadi, saturasi oksigen, dan gula darah yang dilakukan mahasiswa Magister Keperawatan Unair angkatan M19 bekerja sama dengan Puskesmas Medokan Ayu.
Untuk mengukur efektivitas edukasi, peserta mengikuti pre-test dan post-test terkait hipertensi. Dari 36 warga yang mengikuti tes secara lengkap, nilai rata-rata meningkat dari 83,055 pada pre-test menjadi 86,666 pada post-test, yang menunjukkan bertambahnya pemahaman warga setelah penyuluhan diberikan.
Ketua pelaksana kegiatan, Agun Arya Wijaya, mengatakan penyuluhan difokuskan pada peningkatan kesadaran warga terhadap hipertensi yang kerap tidak disadari penderitanya. Menurut dia, kondisi ini tidak hanya dialami lansia, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda hingga dewasa.
“Selain pemeriksaan, kami memberikan edukasi dan promosi kesehatan, termasuk demonstrasi senam hipertensi dan gerakan sederhana untuk membantu mengendalikan tekanan darah,” kata Agun.
Ia menambahkan, RW 08 Wonorejo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi wilayah percontohan kampung Pancasila sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesehatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi di lingkungan warga.
Ketua RW 08 Wonorejo, Masodi, menilai kegiatan tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya lansia. Ia menyebut pelayanan kesehatan yang disertai edukasi membuat warga lebih memahami kondisi kesehatannya dan terdorong menjaga pola hidup sehat.
Selain pemeriksaan, warga juga menerima obat-obatan dasar secara gratis sesuai hasil skrining kesehatan. Layanan tersebut menjadi bagian dari pengabdian masyarakat mahasiswa Magister Keperawatan Unair Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Cegah Hipertensi dengan Hebat”.
Salah satu warga, Erna, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. “Kita jadi tahu kondisi kesehatan dan bisa konsultasi gratis. Semoga ke depan ada kegiatan serupa,” ujarnya. [ipl/ian]






