Sumenep (beritajatim.com) – Wisuda STKIP PGRI Sumenep menjadi momen yang tidak dapat dilupakan Moh. Romli. Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) itu nyaris tidak percaya ketika namanya dipanggil untuk maju menerima penghargaan sebagai wisudawan berprestasi.
“Saya benar-benar tidak menyangka kalau saya dinobatkan jadi wisudawan berprestasi. Rasanya nyaris tidak percaya karena banyak yang punya nilai lebih dibanding saya,” ucapnya merendah.
Moh. Romli, dinobatkan sebagai wisudawan berprestasi dalam Rapat Senat Terbuka STKIP PGRI Sumenep, Minggu (3/10/2021). Pihak kampus tentu saja bukan tanpa alasan menjatuhkan pilihan pada pria asal Desa Bringin, Kecamatan Dasuk tersebut.
Ia pernah mengharumkan nama STKIP PGRI Sumenep dengan menjadi delegasi pada kegiatan Pramuka di kancah Internasional, yakni ‘1st Asean Revormoot’ di Brunei Darussalam pada 2018.
Kala itu, Romli terpilih menjadi salah satu dari tujuh kontingen Indonesia dengan melalui proses panjang. Ia harus bersaing ketat dengan mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi lain di berbagai daerah.
Usahanya pun tidak sia-sia. Kecintaannya pada Pramuka membuatnya dipercaya melenggang ke dunia internasional. “Saya ikut Pramuka sejak masih SD. Hingga saya kuliah, saya memang memilih aktif dan membaktikan diri saya untuk Pramuka,” tandasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”wisuda”]
Sejenak, matanya terlihat berkaca-kaca usai menerima penghargaan yang diserahkan langsung Ketua STKIP PGRI Sumenep. Anak tunggal ini mengaku teringat pada almarhum sang bapak.
“Meski bapak sudah tidak ada, tapi saya ingin membuat bapak bangga dengan prestasi saya. Saya juga ingin membuat ibu saya tersenyum bahagia. Terima kasih untuk semua dosen yang telah memberikan ilmunya pada saya, hingga saya sekarang sudah bergelar sarjana,” ujarnya.
Sementara Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni mengaku bersyukur kegiatan wisuda bisa di laksanakan secara luring dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Ia berharap agar wisudawan dan wisudawati STKIP PGRI Sumenep mampu mengaktualisasikan diri di masyarakat.
“Dengan bekal ilmu selama menempuh perkuliahan di STKIP PGRI Sumenep, semoga bisa mengantarkan kalian ke arah yang lebih baik dan sukses di masyarakat,” harapnya. [tem/suf]






