Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengembangkan karakter anak di Sanggar Boyang Singosari agar bisa hidup bersih. Acara ini diadakan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 80 ini berkolaborasi dengan pendidikan kesehatan di Sanggar Boyang Singosari.
Ketua PMM kelompok 80, Ananda Akbar Rudianto menjelaskan bahwa memberikan ilmu dan edukasi tentang cara berperilaku hidup sehat dan bersih. Kelompoknya juga memberi edukasi tentang pengelolaan sampah agar lingkungan tetap bersih dan memberikan edukasi tentang cara mencuci tangan dengan benar.
“Kegiatan kami bertujuan agar anak yang ada di sanggar Boyang peka terhadap lingkungan sekitar. Kami harap mereka mampu membangun cara pola hidup yang sehat dan bersih yang berlandaskan sesuai keimanan kita,” ujar mahasiswa teknik sipil UMM ini.
Melalui kegiatan di Sanggar Boyang Singosari, Akbar dan kelompok ingin menerapkan pola hidup sehat dan bersih dimulai sejak dini. Apalagi kebersihan itu menjadi hal penting dalam hidup untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
“Jadi siswa di sana , yang rata-rata anak SD dan SMP kami ajarkan tentang cara mengelola sampah. Kami juga mengajari cara mendaur ulang kembali barang bekas yang tidak terpakai menjadi barang yg bermanfaat dan berguna. Kami juga mengajari cara untuk merawat diri dan menjaga diri, salah satunya cara mencuci tangan yang baik,” jelas Akbar.
PMM kelompok 80 terdiri atas empat anggota. Keempatnya yaitu, Muhammad Fatih Abdurrahaman, Muchammad Akmal Mustofa dari Teknik Sipil, dan Fadila Laylia Agustina, Kharisma Ilmianda Kamala dari jurusan Ilmu Keperawatan UMM.

“Siswa-siswi dapat menerapkan ilmu yang sudah diberikan dalam kegiatan sehari-hari dan bisa meningkatkan nilai pendidikan di sekolah dan menjadikan ilmu dari kelompok PMM kami mengenai perilaku hidup sehat dapat terserap, dimengerti, dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar akbar menutup.
Akbar menjelaskan, acaranya rutin diadakan setiap hari sejak 19 Januari hingga 17 Februari 2024 lalu. Dia pun mengonsultasikan program itu kepada kepala sanggar. Pada akhir program, ditutup dengan anggota PMM kelompok 80 memberikan penghargaan kepada sanggar Boyang Singosari. (dan/ian)






