Kediri (beritajatim.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Brawijaya (PSDKU UB) Kediri yang berjumlah 14 orang dengan dosen pembimbing lapang Asyifa Anandya, S. Pi., M. S., berhasil memberikan warna baru bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) olahan ikan di Desa Badas. Pelatihan digital marketing ini, mahasiswa Universitas Brawijaya (PSDKU UB) dapat membantu pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara lebih luas dan efektif di era digital.
Desa Badas yang terkenal dengan potensi perikanannya, memiliki sejumlah UMKM olahan ikan yang memproduksi berbagai olahan makanan. Namun, banyak di antara masyarakat Desa Badas yang masih kesulitan dalam memasarkan produknya. Melihat permasalahan yang dialami oleh pelaku UMKM membuat mahasiswa KKN PSDKU UB menginisiasi program melalui pelatihan digital marketing.
Pelatihan digital marketing dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi materi dan sesi pendampingan cara menggunakan akun Instagram dan Google Bisnis. Sesi materi disampaikan oleh Filipus Ryandhito Wicaksono, Laurensia Wahyu Elkania dan Mutiara Indah Cahyani.
Sesi Pendampingan cara menggunakan akun Instagram dan Google Bisnis didampingi oleh Filipus Ryandhito Wicaksono, Laurensia Wahyu Elkania, Mutiara Indah Cahyani, Melpianingrum dan Haidar Nailul Wa’ie. Para pemateri memberikan informasi mengenai berbagai hal terkait digital marketing, yaitu pembuatan akun media sosial, pembuatan konten menarik dan strategi promosi yang efektif. Selain itu, mahasiswa KKN PSDKU UB juga memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM dalam mengelola toko online dan berinteraksi dengan pelanggan melalui platform digital.
Filipus Ryandhito Wicaksono salah satu mahasiswa KKN yang mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. “Kami selaku mahasiswa KKN PSDKU UB ingin membantu pelaku UMKM agar produk olahan ikan Desa Badas bisa dikenal lebih luas dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Atik Fatonah yang mengikuti pelatihan mengaku sangat terbantu dalam program ini. “Saya baru belajar tentang media sosial dan cara membuat konten yang menarik. Semoga dengan adanya pelatihan digital marketing ini, produk olahan ikan saya bisa lebih banyak dikenal orang,” ungkapnya.
Keberhasilan program kerja Digital Marketing KKN PSDKU UB Kediri ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian di Desa Badas. Semakin berkembangnya UMKM olahan ikan di Desa Badas, diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.







