Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC mematok target sapu bersih poin pada dua laga berbeda menghadapi Dewa United FC dan Arema FC di Liga 1 2023-2024.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sangat berambisi untuk tampil pada laga internasional di musim depan, yakni championship series.
Sejauh ini mereka berada di posisi 4 klasemen sementara dengan mengumpulkan sebanyak 53 poin berkat hasil 15 kali menang, 8 kali imbang dan 9 kali kalah dari 32 laga yang dijalani.
Selanjutnya, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu akan kembali menjalani laga tandang ke markas Dewa United FC pada pekan ke-33 Liga 1, di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (25/4/2024) besok.
Disusul laga berat kontra Arema FC pada laga pamungkas kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Minggu (28/4/2024) mendatang.
Bahkan Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza juga mampu mematahkan anggapan miring dari sejumlah pihak jika timnya selalu tampil tidak konsisten setiap memasuki putaran kedua kompetisi.
“Waktu kompetisi dimulai, banyak orang percaya Dewa (United) juga beberapa tim lainnya bisa lolos, tapi Madura tidak. Tapi sampai pekan ini kami masih ada kesempatan bisa lolos (championship series),” kata Mauricio Souza.
Juru taktik berkebangsaan Brasil, juga sangat berhasrat menjaga peluang dan membawa timnya babak championship series yang masih menyisakan dua tiket, dua tiket lain sudah digenggam Borneo FC dan Persib Bandung.
“Bagi kami setiap pertandingan ibaratnya laga final yang harus dimenangkan, karena di momen dari kompetisi ini, kalau kami tidak dapat poin itu masalah besar,” ungkapnya.
Hanya saja pihaknya menyadari jika target tersebut tidak akan berjalan mulus, terlebih dua tim yang akan dihadapinya juga memiliki ambisi berbeda saat menghadapi tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura.
“Tentu hal itu tidak mudah, menghadapi Dewa United akan menjadi laga sulit, termasuk menjamu Arema. Mereka tentunya akan mati-matian meraih kemenangan dengan target yang mereka canangkan,” pungkasnya. [pin/ted]






