Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC harus berjuang ekstra keras guna menjaga peluang finish di posisi 4 (empat) besar klasemen Liga 1, sekaligus tampil di level internasional Asia Championship.
Memang saat ini Laksar Sape Kerrab menempati posisi 4 klasemen sementara berkat kemenangan 2-0 dari PSM Makassar, pada laga pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Minggu (21/4/2024) lalu.
Sepasang gol tim binaan Mauricio Souza ke gawang Juku Eja, masing-masing dicetak Riyanto Abiyoso dan Dalberto Luan Belo. Sekaligus memastikan 3 poin sempurna di kandang.
Berkat tambahan 3 poin tersebut, Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan berhasil mengumpulkan sebanyak 53 poin berkat hasil 15 kali menang, 8 kali imbang dan 9 kali kalah dari 32 laga yang dijalani.
Torehan poin tersebut hanya selisih 3 poin dari dua tim lain di posisi 5 dan 6, yakni PSIS Semarang dan Dewa United FC yang sudah mengemas sebanyak 50 poin dari 32 laga berbeda.
Selanjutnya, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu akan kembali menjalani laga tandang ke markas Dewa United FC pada pekan ke-33 Liga 1, Kamis (25/4/2024) mendatang.
Pada laga tersebut, kemenangan tentunya menjadi harga mati bagi tim asal Pulau Garam Madura, guna menjaga asa untuk tampil di level Asia di musim depan.
Sebab kekalahan tentunya akan berpotensi bagi mereka untuk digeser PSIS Semarang maupun Dewa United yang memiliki 50 poin identik. Sehingga fokus dan kerja keras menjadi cara jitu untuk menambah poin sempurna.
“Sejauh ini kita selalu optimis untuk menempati posisi empat besar klasemen, bahkan rasa optimistis ini juga sudah kita mulai sejak pekan pertama (Liga 1),” kata Mauricio Souza, beberapa waktu lalu.
Bahkan juru taktik berkebangsaan Brasil, mengaku tidak mudah mengarungi ketatnya jadwal kompetisi Liga 1. “Bicara kompetisi itu tidak mudah, dan bahkan banyak tim yang tidak punya kesempatan lolos seperti kami,” pungkasnya. [pin/but]






