Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC gagal mengamankan poin akibat kekalahan dengan skor telak 0-3 dari PSS Sleman, pada pekan ke-34 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (24/5/2025) petang.
Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang catatan Laskar Sape Kerrab, tidak bisa mengalahkan Elang Jawa, khususnya pada kompetisi domistik musim ini. Terlebih pada leg pertama, mereka juga menyerah dengan skor telak 4 gol tanpa balas di Stadion Maguwoharjo Sleman, tahun lalu.
Selain itu, kekalahan tersebut juga gagal membuat mereka merealisasikan happy ending pada kompetisi musim ini. Sekalipun mereka bermain di hadapan pendukung sendiri, suporter Madura Bersatu.
Pada laga tersebut, tuan rumah sebenarnya tampil impresif dan mendominasi pertandingan khususnya sejak wasit meniup peluit kick off. Beberapa peluang mampu mereka ciptakan, namun sayang belum bisa dikonversi menjadi gol.
Kebutuhan akhirnya pecah ketika laga memasuki menit 34′, di mana PSS Sleman berhasil merubah skor 0-1 berkat gol Belinho. Bahkan Sleman kembali unggul 0-2 berkat gol Gustavo Gocantis pada menit 41′, sekaligus menjadi skor akhir interval pertama.
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba melakukan rotasi pemain dan menerapkan taktik berbeda untuk mengejar skor. Bahkan mereka melakukan empat kali bergantian sejak kick babak kedua hingga menit 71′.
Namun pada menit 80′, Sleman justru kembali unggul 0-3 dari Madura United berkat gol yang dicetak Marcelo Cirino berkat umpan matang Gustavo Gocantis. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pamungkas, dan membuat Madura United gagal mendulang poin di laga pamungkas. [pin/kun]






